Prof Mansyur: Terus Bergerak Cepat – Palopo Pos
Metro

Prof Mansyur: Terus Bergerak Cepat

* Singgung Penegerian Unanda di Halal Bihalal

PALOPO — Untuk pertama kalinya, Prof Mansyur Ramly menyinggung penegerian Universitas Andi Djemma (Unanda). Di acara silaturahmi dan halal bihalal keluarga besar Unanda, ia mengingatkan zaman terus maju. Semuanya harus bergerak cepat. Kalau lambat, wassalam.

Silaturahmi dan halal bihalal keluarga besar Unanda berlangsung di Audiotorium SaokotaE, Rabu 11 Juli 2018, usai salat duhur.

Halal bihalal dihadiri Wakil Wali Kota Palopo terpilih Rahmat Masri Bandaso, Kepala Bank Sulsel Palopo, Andi Mulyadi, Kabag Organisasi, Iwan Mursalim, Ketua Baznas Palopo, Moh Hatta Toparakkasi, Muchtar Basir, pimpinan perguruan tinggi, dan undangan lainnya. Kemudian Ketua Yayasan To’Ciung, Prof Baharuddin Mappangaja, Annas Boceng, Madjid Tahir, dan lainnya.

Prof Mansyur Ramli adalah pendiri dan pembina yayasan To’Ciung. Ia selama ini eksis di Jakarta. Ke Palopo, guna melakukan silaturahmi dengan keluarganya di Malangke dan civitas akademika Unanda.

Kebetulan masih dalam suasana lebaran. Unanda kemudian menggelar halal bihalal. Prof Mansyur sekaligus memberi tausiah dan motivasi terhadap keluarga besar Unanda dan undangan yang hadir.

Kata dia, Unanda sekarang diperhadapkan pada zaman yang terus maju. Dalam bahasa kerennya, siapa cepat, dia dapat. ”Bercepat cepat untuk dapat. Kalau lambat, wassalam,” ujar Anggota Majelis Akreditasi BAN-PT, Prof Dr Mansyur Ramly.

Kata dia, tidak ada kata berhenti untuk melakukan berbagai inovasi demi suatu kemajuan. Apalagi, di Unanda ini. Tak hanya bergerak cepat menangkap peluang yang ada, kata Prof Mansyur Ramly, tapi yang perlu dan sangat dibutuhkan di sebuah organisasi adalah kebersamaan. Di suatu organiasi, lanjutnya, dibutuhkan leadership yang baik dan follower shief.

Prof Mansyur mengibaratkan rektor Unanda adalah imam dan jamaahnya adalah dosen dan staf. ”Organisasi yang baik, imamnya baik, kemudian makmum yang baik,” papar suami Dr Rastina Kalla memberi nasehat.

Di depan keluarga besar Unanda, ia lebih banyak memberi nasehat-nasehat. Kepada 110 dosen Unanda, ia mengingatkan bahwa tidak semua dosen jadi rektor. Kalau mau kedudukan yang baik, harus jadi pilar. Ada karya-karya, dan hasil penelitian. Kemudian yang perlu dilakukan adalah sharing. ”Mau memberi dan mau menerima. Jangan hanya memberi, tapi giliran mau dikasi saran, ia tidak mau. Tidak bisa begitu,” ucapnya.

Mengenai penegerian Unanda, ia sangat mengapresiasi rektor Unanda Marsus Suti yang terus bergerak cepat dan maju. Tidak cukup bergerak cepat, perlu ada kebersamaan. ”Kemudian menyerahkan kepada Allah SWT,” terangnya.

Ia juga sempat menyebut nama presiden Jokowi di balik penegerian Unanda. Ada rencana untuk menemui langsung presiden Jokowi. ”Saya sudah hubungi juga Pak Marga Taufik. Saya katakan bahwa tugas kita bagaimana Unanda jadi negeri. Bisa kita sama-sama temui Jokowi,” terangnya.

Apa yang dilakukan dari awal, percaya pasti ada hikmahnya. ”Kalau turun SK, juga pasti ada hikkmahnya,” terangnya.

Sementara itu, Rektor Unanda Marsus Suti, mengatakan, semangat penegerian Unanda tidak pernah putus. ”Kami terus bergerak. Apalagi kedatangan Prof Mansyur Ramly juga terkait ini,” ucap Marsus Suti.

TINJAU PEMBANGUNAN GEDUNG REKTORTAT

Sebelum menghadiri acara halal bihalal, Prof Mansyur Ramly menyempatkan diri meninjau pembangunan gedung rektorat di Kelurahan Tompotikka.

Ia didampingi Ketua Yayasan To Ciung, Prof Baharuddin Mappangaja dan pengurus yayasan lainnya, Annas Boceng, Madjid Tahir, Rektor Unanda, Marsus Suti, dan sejumlah dekan Unanda.

Di lokasi pembangunan gedung rektorat, Prof Mansyur Ramly melihat detail gambar dan gedung yang sudah mulai berdiri. ”Apa konstruksi bangunannya didesain untuk bisa naik lagi. Maksudnya bisa tambah lantai ke atas,” ujarnya.

Hal itu langsung ditimpali rekanannya. ”Bisa, pak. Masih bisa naik dua lantai,” katanya.

Selama dua jam di lokasi pembangunan rektorat, Prof Mansyur Ramly mengingatkan rekanan tepat waktu. Kemudian ruangan yang mau dibangun, semuanya harus berfungsi. (ary)

Click to comment

Most Popular

To Top