Tahap II, Pencairan Dana Rp66,716 M – Palopo Pos
Luwu

Tahap II, Pencairan Dana Rp66,716 M

BELOPA — Pemerintah Kabupaten Luwu sejak bulan Juni 2018 lalu mulai mempersiapkan pencairan dana desa tahap II. Jumlah keseluruhan anggaran dana desa tahap II yang siap dicairkan tersebut mencapai Rp 66, 716 miliar lebih atau sekitar 40 % dari keseluruhan dana desa tahun 2018 yang mencapai Rp 166,7 miliar lebih.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Luwu, Drs Husain M.Si, kepada harian ini Rabu 11 Juli kemarin mengungkapkan, saat ini aparat pemerintah desa sudah melakukan pengurusan untuk pencairan dana desa tahap II dengm memasukkan beberapa persyaratan.

“Dana desa tahap I sudah dicairkan beberapa waktu lalu. Dan sejak tanggal 21 Juni lalu proses pencairan dana desa tahap II sudah dimulai. Pemerintah desayang ingin mencairkan dana desanya untuk tahap kedua ini wajib memasukkan pertanggung jawaban penggunaan 20 persen dana desa tahap I,” ujar Husain.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, jumlah desa yang sudah melakukan proses pencairan dana desa tahap II sudah mencapai 47 desa dari 207 desa yang ada di Kabupaten Luwu. “Ada perbedaan tahun lalu, pemanfaatan dana desa tahun 2018 ini sifatnya padat karya,dimana anggaran belanja langsung di transfer.

Karena sifatnya padat karya, tentunya keterlbiatan masyarakat desa setempat lebih besar,” kata Husain
Tahun 2018 ini Pemkab Luwu menerima anggaran ke desanya masing-masing dengan kisaran yang bervariasi dari berbagai sumber pendanaan. Total jumlah anggaran tahun ini yang akan meluncur ke 207 desa se-Kabupaten Luwu mencapai Rp.239, 129 miliar lebih.

Adapun rincian anggaran desa tersebut yaitu, porsi dana desa sebesar Rp 166,7 miliar lebih, Alokasi Dana Desa sebesar Rp 69,8 juta lebih, dana bagi hasil pajak daerah (BHPD) sebesar Rp 1,548 miliar lebih serta dana bagi hasil retribusi daerah (BHRD) sebesar Rp 896, 2 juta lebih Pencairan dana desa saat ini mengalami perubahan.

Dari awalnya dibagikan 60 persen dan 40 persen, dan untuk tahun ini disalurkan dengan tiga tahap , yaitu tahap pertama sebesar 20 persen, tahap kedua 40 persen dimana paling lambat minggu keempat Juni dan tahap ketiga 20 persen paling cepat bulan Juli
Perubahan juga terjadi dalam proses formula perhitungan dana desa.

Tahun lalu dari 100 persen dana desa, sebanyak 90 persen merata dibagi kepada seluruh desa, dan ada alokasi formula 10 persen yang disandarkan pada indikator kemiskinan, jumlah penduduk dan luas wilayah serta indeks kesulitan geografis.

Untuk tahun ini sudah berbeda, perhitungannya 77 persen alokasi dasar, 3 persen alokasi afirmasi, dan sebanyak 20 persen alokasi formula.Hal ini memungkinan ada desa yang jumlah dana desanya bertambah dan ada desa yang jumlah dana desanya berkurang.

Dari keseluruhan dana desa, Kabupaten Luwu mendapatkan alokasi afirmasi sebesar Rp 12,446 miliar yang didistribusi ke 59 desa. Dari jumlah 59 desa ini, 20 desa diantaranya sangat tertinggal dan mendapatkan rata sebesar Rp 315 juta, sedangkan untuk 39 desa masuk kategori desa tertinggal,dimana setiap desa mendapatkan merata sebesar Rp157 juta lebih. (and/him)

Click to comment

Most Popular

To Top