Tingkatkan Produksi Nelayan – Palopo Pos
Metro

Tingkatkan Produksi Nelayan

* Mengukur Kinerja Perangkat Daerah di 2018

PERANGKAT Daerah (PD) lingkup Pemkot Palopo mulai bergerak merealisasikan program dan menggenjot sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) di 2018. Salah satunya dinas kelautan dan perikanan (DKP). Kinerjanya harus berbanding lurus dengan alokasi anggaran yang diperoleh di APBD 2018.

Makanya, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Palopo berupaya keras meningkatkan produksi nelayan. Di Palopo, sebanyak 2.830 nelayan. ”Namun setengahnya yang tersentuh bantuan pemerintah,” ucap Kadis Kelautan dan Perikanan, Ilham, melalui Sekretarisnya, Nurlely Kaso Nur, kepada Palopo Pos, Rabu 11 Juli 2018, kemarin.

Kata dia, bantuan yang diperoleh nelayan seperti asuransi nelayan, alat tangkap ikan hingga sertifikasi nelayan. “Tahun ini, kami masih fokuskan peningkatan produksi nelayan, tentu harus berbanding lurus dengan pemberian bantuan sebagai stimulan kepada nelayan,” ujarnya.

Untuk diketahui, DKP di 2018 dialokasikan anggaran sebesar Rp5.927.732.500, ditambah dana DAK yang jumlahnya kurang lebih Rp1,5 miliar. ”Itu saja belum bisa mengcover seluruh kebutuhan yang ada,” katanya. ”Sampai Juni belanja langsung dari anggaran APBD sudah terserap sebesar 48 persen,” lanjutnya.

Ke depan, DKP memiliki harapan besar lantaran Judas Amir, wali kota Palopo terpilih merespon program peningkatan produksi nelayan. Peningkatan produksi nelayan dengan memberikan bantuan alat tangkap nelayan ini karena kebutuhan kelompok nelayan yang kurang lebih 100 kelompok sudah mesti dilakukan mengingat batasan umur alat tangkap ikan mereka.

“Sudah banyak proposal dari para kelompok nelayan ini, dan ini yang mau kita realisasikan ke depan, supaya produksi ikan oleh para nelayan bisa meningkat lagi,” sebutnya.

Selain itu, beberapa program lainnya yang akan dilakukan yakni meningkatkan produksi budi daya laut seperti gracilaria dan katonik dimana produksi budi daya laut di Kota Palopo, menurut Nurleli dari tahun ke tahun meningkat signifikan serta memiliki kualitas yang baik.

Dari sektor PAD, dinas yang dipimpin Ilham telah merealisasi penerimaan PAD yang bersumber dari retribusi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sebesar 58 persen dari target sebanyak Rp262.675.000.(ald/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top