Gelontorkan Rp200 M Atasi Banjir Hingga Transmigrasi – Palopo Pos
Utama

Gelontorkan Rp200 M Atasi Banjir Hingga Transmigrasi

*Bahrum Daido Reses di Lutim

MALILI — Perhatian akan pembangunan daerah pemilihan intens dilakukan Anggota Komisi V DPR RI asal Partai Demokrat, Dr Ir Bahrum Daido. Berbagai proyek pembangunan pun terus kian didatangkan semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat di dapil.

Kali ini, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Luwu Timur, Kamis 12 Juli 2018 di pusatkan di Aula Kantor Camat Malili Kamis 12 Juli 2018, dihadiri seluruh camat, kepala desa, SKPD, dan tokoh masyarakat.

Dalam Kegiatan reses perorangan di Luwu Timur, Bahrum Daido memboyong Tiga Balai Besar dari Kementrian PUPR, yakni, Balai Besar Sumber Daya Air Pompengan, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional XIII Makassar, Direktoral Penyediaan Perumahan Wilayah Sulsel.

Selain itu, dari Kementrian PUPR juga hadir dua Direktorat Kementrian Desa, Direktorat PPMD, dan Direktorat PKP Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi.
“Kunjungan ini untuk menyerap aspirasi semua Kepala SKPD ,Camat dan Kepala Desa, di Luwu Timur,” kata Bahrum Daido Kepada Palopo Pos usai mengelar reses di Kantor Camat Malili, Kamis 12 juli 2018.

Dikatakan Mantan Bupati Luwu periode 2008-2009 ini, semua aspirasi yang masuk akan ditampung kemudian nanti akan di perjuangkan untuk dimasukan di anggaran 2019.

Bahrum mengakui, pada reses perorangan ini paling banyak aspirasi yang masuk itu mengenai dampak Daerah Aliran Sungai (DAS) kalena sepanjang 85 kilo meter. Dimana pada saat banjir air disepanjang (DAS) banyak berdampak pelimpahan air hingga kepemukiman warga, dan merusak kemana-kamana.

“Luapan air ini merusak sawah warga dan bangunan jadi perlu normalisasi dari hulu ke hilir,” ujar Bahrum.
Untuk saat ini, Sumber Daya Air (SDA) Je’neberang Kementrian PUPR sudah membuat irigasi sebagai normalisasi untuk air yang meluap di Sungai Kalena. Anggaran yang digunakan kurang lebih Rp30 miliar, dan tahun depan itu ada tambahan dana untuk DAS Kalena kurang lebih Rp44 miliar.

“Jadi usulan anggaran yang masuk untuk 2019 ada Rp44 miliar untuk Sumber Daya Air dalam hal ini normalisasi sungai dari banjir, kemudian ada Rp55 miliar untuk masalah pemulihan rutin jalan untuk Bina Marga,” jelasnya Bahrum menambahkan, pekan depan ini Komisi V DPR RI juga akan melakukan kunjungan sepesifik di Luwu Timur terkhusus di daerah Tansmigrasi yang ada di Kecamatan Towuti. Hasil rapat aspirasi itu ada 10 komisi memperjuangkan daerah tansmigrasi agar anggaran transmigrasi ditingkatkan.

“Jadi bukan hanya Rp100 miliar, aspirasi yang masuk juga ada untuk bedah rumah usulan program irigasi kecil itu akan kita upayakan masuk semua di anggaran 2019. In syaa allah akan kita berikan gerakan lebih dari Rp200 miliar termasuk transmigrasi dan proyek-proyek padat karya,” tutupnya. (krm/idr)

Click to comment

Most Popular

To Top