Propam Polda Turun Tangan – Palopo Pos
Kriminal

Propam Polda Turun Tangan

*Soal Penganiayaan Aktivis

PALOPO — Masih ingat dengan kasus penganiayaan yang diduga dilakukan dua pemuda berboncengan terjadi di belakang tribun lapangan Pancasila Kota Palopo?.

Insiden yang terjadi sekitar tiga bulan lalu yang melibatkan Yertin Ratu Alias YR selaku korban, masih terus bergulir di tingkat penyidikan.
Tapi kali ini berbeda, korban belum puas dengan kasus tersebut, sehingga meneruskan aduannya ke Propam Polda Sulsel beberapa waktu lalu.

Rabu sore, 11 Juli 2018, sekira pukul, 15.00 Wita, Polda mengutus lima Propamnya untuk bertandang ke kediaman aktivis perempuan YR.

Seperti diketahui, dalam kasus tersebut, Polres Palopo, telah mengamankan dua pelaku.

Hanya saja, dari keterangan para pelaku jika perbuatan mereka salah sasaran.

YR mengaku lima Propam Polda mengunjungi kediamanannya di Kelurahan Pattene, Kota Palopo.

Itu dalam kaitannya mengklarifikasi terkait laporannya ke Mapolda waktu lalu.

YR mengaku selain di Polres Palopo, dirinya juga melayangkan laporan ke Mapolda Sulsel terkait dugaan penikaman salah sasaran yang menimpa dirinya.

“Iye mereka (Propam) berkunjung karena ada laporan saya masuk dan ingin memastikan apakah benar saya pelapornya,” katanya.

Dihadapan Propam, dirinya juga menjelaskan beberapa poin penting terkait kasus yang menimpanya. Termasuk BAP tambahan yang dirinya ajukan, ke Polres Palopo.

“Iya, BAP tambahan yang belum dikirim Polres Palopo ke kejaksaan, serta BAP dua orang saksi yakni Nelvi Tanan dan gabriel,” jelasnya.

Selain mengajukan laporan di Polda Sulsel, dirinya juga mengaku jika telah melayangkan laporan kepihak Komnas Perempuanan, Komnas HAM, LPSK dan Kompolnas.

Sementara Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, membenarkan kedatangan Propam Polda Sulsel di Polres Palopo.

Dalam kunjungannya itu, Propam hanya sebatas pengkroscekan mengenai sejauh mana penanganan kasus penganiayaan YR ditangani Polres Palopo.

“Saya juga bingung. Padahal, dua pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap YR sudah mau disidangkan,” terangnya. (ded/him)

 

Click to comment

Most Popular

To Top