Toraja

Bupati Torut Hadiri Kombongan Kalua’ di Kesu’ “Diskusi Masyarakat Terkait Adat & Budaya”

Rantepao – Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Lembang (BPMPL) di Kecamatan Kesu’ menggelar diskusi masyarakat kombongan kalua’ pelestarian adat dan budaya daerah dalam wilayah adat kesu’, buntao, rantebua, nanggala dan tondon (10/05/2016).

Kegiatan yang dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bupati Toraja Utara Dr. Kalatiku Paembonan, M. Si di ikuti oleh sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, pemangku agama dari 5 wilayah yang berbeda di Kabupaten Toraja Utara.

Tujuan diskusi masyarakat kali ini adalah bagaimana memberikan pedoman penting kepada masyarakat terkait pegangan sistem pengendalian sosial, mendukung fungsi sumber daya manusia, memperkokoh jati diri masyarakat dalam mendukung kegiatan pembangunan dan pelestarian adat-istiadat Toraja.

Bupati Torut Kalatiku Paembonan mengatakan banyaknya desa yang kurang mendapatkan perhatian adalah tantangan bersama bagaimana mempertahankan keaslian adat dan budaya yang dimiliki disamping meningkatkan pembangunan di desa, ucap Bupati Torut.

Kedepan perkembangan dan perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) akan Desa lebih ditingkatkan baik anggaran desa yang sudah mencapai Rp. 1 milyar lebih dan sebagai bukti Pemda Torut telah menaikan gaji kepala lembang dari Rp. 2,5 jt menjadi Rp. 5 jt (naik 100%), jelas Bupati Torut.

Lanjut Kalatiku Paembonan, musyawarah yang dilaksanakan di Kecamatan Kesu’ merupakan kawasan tepat untuk membahas kegiatan adat-istiadat dan budaya melalui musyawarah seperti ini. Disisi lain Kec. Kesu’ merupakan wajah pariwisata sulsel khususnya di objek wisata (OW) Ke’te Kesu’ yang telah mendunia, paparnya.

Sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan Camat Kesu’ Ely Pamalingan mengucapkan terima kasih dan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga lokasinya menjadi pusat kegiatan kombongan kalua’ di Torut, ujarnya

Kombongan kalua’ sangat penting dilakukan dan perlu dilaksanakan tiap tahun yang membahas topik adat dan budaya yang dibandingkan dari tahun ketahun, kata Camat Kesu’.

Melalui kegiatan ini akan menghasilkan diskusi yang baik terhadap masyarakat dan Pemerintah Daerah baik menyangkut peningkatan pembangunan desa (lembang) hingga menyangkut adat & budaya di daerah ini, jelasnya.(uka)



Most Popular

To Top