Kriminal

Cris: Palopo Darurat Narkoba, 2.000 Warga Menyalahgunakan Narkoba

PALOPO–Ngeri, ternyata di Kota Palopo ada 2.000 warga menyalahgunakan narkoba. Melihat angka itu, tidak salah kalau Kasat Narkoba Polres Palopo, AKP Chris Manapa mengatakan ‘Palopo Darurat Narkoba’.
Itu diungkapkan Kasat Narkoba dihadapan kurang lebih 100 orang mahasiswa dalam Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Aula Rekrorat lantai III IAIN Palopo, Rabu, 11 Mei 2016 kemarin.
Dikatakan Chris, Palopo darurat narkoba. Selama jadi Kasat Narkoba di Polres Palopo, berdasarkan penyelidikan dan hasil penangkapan pelaku narkoba, ternyata ada 2.000 orang warga Palopo menyalahgunakan narkoba.
“Setiap tahunnya, bisa sampai 50 orang bandar yang kami tangkap. Berdasarkan hasil introgasi dari pelaku, satu bandar menyasar 40 orang penyalahguna,”kata Chris.
Dimana dari penyalahguna hingga kurir narkoba, 30 persen diantaranya adalah wanita. Menurut Chris, wanita yang terpengaruh dengan trend masa kini, namun tidak memiliki uang, menjadi alasan mereka rela menjadi kurir. “Jangan tiru yang seperti ini,”pesannya.
Makanya itu, Chris mengingatkan kepada mahasiswa, untuk menjahui penyalahgunaan narkoba. Sebab, jika sampai tertangkap oleh polisi dan diproses hukum hingga ke pengadilan, kurir atau pengedar bahkan bandar diancam hukuman minimal 4 tahun, dan maksimal hukuman mati.
“Motif peredaran narkoba bermacam-macam, salah satu contoh ada yang disimpan di dalam telur,”katanya.
Kendati demikian, Chris juga mengatakan bahwa, bagi penyalahguna yang memang adalah korban, pertolongan melalui rehab bisa dilakukan. “Di Palopo, tim rehab sudah ada. Di Polres Palopo tim rehab dipimpin oleh saya sendiri, sedangkan di kejaksaan dipimpin oleh Kasi Intel, Rizal Manaba,”tandasnya.(ara/ded/t)



Most Popular

To Top