Toraja

Nico-Kalatiku Janjikan Reward Bagi Siswa Berprestasi di UAN

SALUPUTTI–Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, menjanjikan reward bagi siswa-siswi SMP Negeri 1 Saluputti yang meraih nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi tahun 2016. Janji itu diungkapkan Nico saat memantau pelaksanaan UN hari kedua di sekolah yang berada di bagian barat Tana Toraja tersebut, Selasa, 10 Mei kemarin.
“Lima siswa yang meraih nilai UN tertinggi akan diberi reward,” kata Nico, kepada para peserta UN.
Selain memantau, Nico, yang juga berasal dari Saluputti ini, memberikan motivasi dan semangat bagi para siswa yang terlihat tegang saat mengerjakan ujian bidang studi Matematika saat itu.
UN di SMPN 1 Saluputti diikuti 162 siswa serta 32 siswa tambahan dari SMP Terbuka Saluputti 1 yang merupakan sekolah cabang dari SMPN 1 Saluputti.
Sehari sebelumnya, pada pelaksanaan UN hari pertama, wakil bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara, juga melakukan pemantauan di beberapa sekolah di kota Makale. Secara umum, pelaksanaan UN SMP hari pertama dan kedua, berjalan lancar.
“Sejauh ini belum ada kendala berarti, baik UN SMA maupun UN SMP hingga hari kedua ini,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Toraja, Yohanis Titting.
Titting menjelaskan, jumlah peserta UN SMP yang terdaftar sebanyak 5.139 peserta. Sedangkan lokasi UN tahun 2016 digelar di 80 sekolah yang ada di Tana Toraja. Dari 80 lokasi ini, tidak satupun sekolah yang menggelar UN secara online.
Sementara itu, pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN) untuk tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) ketiga, berjalan dengan aman dan lancar. Pada kesempatan itu, Bupati Toraja Utara (Torut), Kalatiku Paembonan, menyempatkan waktunya turun langsung melakukan pemantauan ke sekolah. Pemnatauan UAN oleh Kalitiku, sudah berlangsung sejak, Selasa, 10 Mei 2016.
SLTP Negeri 1 Rantepao, salah satu sekolah yang beruntung, karena ditinjau langsung orang nomor satu di Torut.
“Senang melihat siswa yang mengikuti UAN semuanya semangat tanpa tekanan, bahkan ada yang selesai lebih cepat dari waktu yang ditentukan dalam menjawab soal ujian,” kata Kalatiku dengan kekagumannya.
Dari hasil peninjauan di sekolah, Kalatiku yang juga lummi SLTP 1 Rantepao ini, menyimpulkan bahwa apa yang dikatakan orang selama ini bahwa kualitas pendidikan di Toraja mengalami penurunan, itu tidak benar. Menurutnya, kualitas pendidikan di Toraja masih baik, dan kedepannya akan terus ditingkatkan.
Kalatiku memberi contoh, tahun ini siswa SMAN 2 Rantepao hasil UAN ada siswinya mendapat peringkat 3 besar se-Sulawesi Selatan.
Olehnya itu tambah dia, dirinya berjanji siswa yang meraih peringkat 3 tersebut akan diberikan reword sebagai motivasi bagi siswa yang lain, untuk lebih giat belajar sehingga bisa menjadi siswa yang pintar.(ave/uka/ded/t)



Most Popular

To Top