Kriminal

Saksi Sebut 17 Saset Sabu Jadi Bukti Sidang Kasus Narkoba di PN Palopo

PALOPO –-Dua anggota polisi dari Satuan Narkoba Polres Palopo dihadirkan di Pengadilan Negeri (PN) Palopo, Rabu, 11 Mei 2016 kemarin. Mereka menyebutkan bahwa dari penangkapan terdakwa Haerul Abbas (38) warga Jl Salak, ditemukan 17 paket shabu-shabu.
1 paket ditemukan di bawah tinga listrik ditindisi batu di Jl Anggrek, depan kantor Lurah. Dan 16 paket shabu-shabu ditemukan di rumah terdakwa yang berprofesi sebagai buruh kasar. Itu terjadi 8 Pebruari 2016 sekira pukul 14:00 Wita.
Menurut saksi berpangkat brigpol ini, terdakwa ditangkap setelah Yusran (berkas terpisah, red) berkicau di ruang penyidik. Yusran yang ditangkap di rumahnya di Jl Abd Kadir Daud, Kelurahan Dangerakko, Kecamatan Wara sedang mengkonsumsi shabu-shabu. Ada 2 paket shabu-shabu jadi barang bukti.
Yusran mengaku 2 paket shabu-shabu diperoleh dari Indra yang dipesannya melalui seluler. Untuk kepentingan pengembangan kasus, Yusran disuruh memesan lagi kepada Indra. Oleh Indra, terdakwa Haerul diminta mengantarkan shabu-shabu di Jl Anggrek.
Namun, beberapa saat kemudian, terdakwa ditelepon lagi oleh Indra, katanya shabu-shabu yang disimpan di bawah listrik ditindisi batu tidak ada di tempat. Penasaran, terdakwa kemudian mendatangi TKP. Disitulah terdakwa dibekuk Sat Narkoba Polres Palopo. Selanjutnya, penggeledahan dilakukan di rumah terdakwa. Di rumah itu, ada 16 paket shabu ditemukan.
Terdakwa dijerat pasal 114 UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sidang ini dipimpin oleh majelis hakim diketuai Tahir SH. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palopo, Zakaria SH.(ara/ded/d)



Most Popular

To Top