Utama

IL9 Gandeng BNN Suarakan Bahaya Narkoba Seluruh Indonesia

IDRIS PRASETIAWAN/PALOPO POS

JAKARTA — Institut Lembang 9 menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menyuarakan pencegahan bahaya narkoba keseluruh Indonesia. Lewat forum rembuk nasional yang rencananya akan dilakukan akhir Juli atau awal Agustus mendatang. Wakil Ketua Umum Institut Lembang 9, Sukriansyah S Latief mengungkapkan, Institut Lembang 9 secara konsisten selalu sejalan dengan pemerintah, dan lewat hasil kajian serta terobosan yang didapatkan disumbangkan kepada pemerintah untuk kemajuan bangsa. “Pada bulan Maret lalu, kami buat rembuk soal kelistrikan terus ada juga pertanian, dan berdasarkan rapat dengan pendiri Institut Lembang 9 baru-baru ini, disepakati persoalan narkoba perlu untuk digaungkan. Mengingat Indonesia sudah darurat narkoba,” katanya, saat melakukan audiensi dengan Deputi Pencegahan BNN, Antar MT Sianturi, Rabu 25 Mei 2016, di kantor BNN, Cawang, Jakarta. Sejak berdiri tahun 2003, lalu, Institut Lembang 9 telah menyebar ke seluruh Indonesia. “Dengan sumberdaya dan infrastruktur yang kami miliki, gaung pencegahan narkoba ini dapat berjalan. Tinggal bagaimana respon dari BNN,” ujarnya. Deputi Pencegahan BNN, Antar MT Sianturi menanggapi permintaan dari Institut Lembang 9 dengan bersedia untuk memberikan pendampingan hingga kesetiap daerah tentang pencegahan narkoba. “Pemberantasan narkoba sekarang sudah massive. Masyarakat harus terlibat karena status saat ini adalah darurat narkoba, jadi bukan hanya BNN dan Polisi, tetapi seluruh masyarakat bertanggungjawab,” cetusnya. Di berbagai daerah pola penyebaran narkoba berbeda-beda. Dijelaskan Antar, setidaknya ada 4 objek yang menjadi sasaran, yakni sekolah, masyarakat, keluarga, dan tempat kerja. “Jika di Sulawesi Tenggara pola penyebaran narkoba itu menyasar sekolah. Terus lain lagi di Batam di tempat kerja,” sebutnya. Hal inilah yang perlu diketahui agar tujuan dari rembuk nasional narkoba IL9 ini tepat sasaran, tandas Sukriansyah. Hadir pula dalam audiensi Bendahara Umum IL9 Basri Cakko.(idr/ary)



Most Popular

To Top