Luwu Timur

Mengaku Bisa Menangkal Santet, Seorang Warga Kalena Dilapor ke Polisi

MALILI— Berbagai cara dan muslihat dilakukan seseorang untuk memperdayai orang lain, sekaligus meraup keuntungan di jalan sesat. Cara itupula yang ditempuh Widodo (36) seorang warga Kalaena, Luwu Timur untuk mencari ‘penghasilan’ dengan jalan pintas dan akhirnya harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Kisah Widodo bermula dari laporan dua warga di desa Baruga, Malili yakni Agus dan Bambang. ‘ kesaktian’ Widodo yang mengaku bisa mengusir dan menepis guna-guna (ilmu hitam) yang tersimpan di rumah seseorang, membuat Agus dan Bambang kepincut memakai ‘ jasa’ Widodo itu.

Singkat cerita, dari hasil penerawangan sang ‘dukun’ Widodo menunjukkan jika di rumah Agus dan Bambang terdapat guna-guna yang sengaja disimpan seseorang. Keduanya pun mendapat kabar, jika seseorang bemaksud jahat dengan memasang ilmu santet.

Secara meyakinkan Widodo kemudian mulai memperdayai korbannya, dengan cara keduanya harus menyerahkan uang mahar senilai dengan guna-guna yang tesimpan di rumah. Korban Agus kemudian menyerahkan uang senilai Rp. 7 juta, sementara Bambang memberi uang sebanyak Rp 3 juta 3 ribu. Uang mahar itu nantinya akan dihanyutkan ke Sungai sekaligus menangkal ilmu hitam (guna-guna) yang tersimpan di rumah Agus dan Bambang.

Dua tahun berlalu, kedua korban menganggap ‘ jimat ‘ Widodo tak bertuah alias tak mempan. Merasa tertipu, Agus dan Bambang akhirnya melaporkan ulah Widodo kepada Polres Luwu Timur, dan pada Minggu (29/05/2016) Widodo sang ‘ dukun palsu ‘ itu resmi ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Sultan Iqbal, membenarkan kejadian ini. “ Tersangka saat ini dalam pemeriksaan intensif penyidik. Dia diduga melakukan tindak pidana penipuan terhadap sejumlah korban. namun hingga saat ini baru dua orang yang resmi melapor,” kata Sultan saat dihubungi Senin 30 Mei 2016. (lutimterkini)

Most Popular

To Top