Metro

Sambut Ramadan, Stok Elpiji 3 Kg Ditambah

ilustrasi

PALOPO— Memasuki bulan Ramadan, stok gas elpiji 3 Kg di Luwu Raya dan Tana Toraja akan ditambah. Ini untuk mengantisipasi lonjakan pemakaian dari masyarakat. Karena, saat bulan Ramadan mendatang, tingkat pemakaian makin tinggi.
Ketua Hiswana Migas Kota Palopo Rahmat Kasjim, kepada Palopo Pos, Minggu, 29 Mei kemarin mengatakan, penambahan stok elpiji 3 Kg ini, sudah dirapatkan pihaknya jauh-jauh hari sebelumnya.
Rahmat Kasjim menegaskan, penambahan stok elpiji didasari karena kebutuhan masyarakat di setiap daerah khususnya Kota Palopo.
Melalui rapat koordinasi Hiswana Migas DPC 3 mencakup Luwu Raya dan Toraja, membahas melonjaknya pemakaian elpiji 3 kg selama ramadhan.
”Dari hasil koordinasi tersebut telah ditetapkan penambahan elpiji 3 kg di Luwu Raya dan Tana Toraja sebanyak 20 persen setiap pemasok elpiji ke agen,” katanya.
Hanya saja, Rachmat mengakui tidak tahu berapa jumlah pastinya. Karena, data-data soal kuota dari masing-masing daerah di bawah naungannya itu, ada di kantornya. Jadi, dia tidak hapal. Tapi, yang jelas, ada penambahan kuota 20 persen. ”Ini untuk mengantisipasi tingkat pemakaian gas elpiji saat Ramadan mendatang,” bebernya.
Tambahan angka 20 persen tabung elpiji 3 kg ini, tambahnya, sudah dapat meyakinkan dengan memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiba waktu lebaran. Jika terdapat suatu daerah kecamatan yang kurang akan pasokan tabung elpiji 3 kg, maka pihak pemasok agen akan segera langsung mengamankannya.
Dan, nantinya, setiap agen untuk mengantisipasi bertambahnya pemakaian masyarakat, akan ditambahkan 8 sampai 10 tabung elpiji 3 kg.
Lalu, bagaimana dengan tabung elpiji 12 kg? Menurutnya, tidak ada penambahan. ”Selama ini, selalu aman memenuhi kebutuhan masyarakat,”katanya.
Disinggung berapa pemakaian tabung elpigi 3 kg dan tabung 12 kg setiap keluarga dalam sebulan.
Ia mengatakan pemakaian tabung elpigi 3 kg dalam 1 rumah tangga rata-rata menghabiskan 4 sampai 5 tabung 3 kg. Dan, untuk tabung 12 kg hanya menghabiskan satu dalam sebulan.
Berdasarkan harga yang telah diatur oleh pemerintah pemasok elpiji ke agen besarannya sampai Rp16.500 per tabung untuk 3 kg.
Ia mengharapkan, bulan puasa nantinya tidak akan terjadi gejolak harga elpiji. Agen diminta tidak memanfaatkan bulan puasa sebagai meraih keuntungan lebih besar kepada konsumen. Karena, mereka akan diberi sanksi. ”Apalagi, tentu pemerintah terus mengawasi stok ini,” katanya. (mg3/uce/t)

Most Popular

To Top