Ini Kondisi Bandara Bua Terkini – Palopo Pos
Luwu

Ini Kondisi Bandara Bua Terkini

BUA-Bandara Lagaligo Bua Kabupaten Luwu yang dibuka sejak tahun 2007 lalu hingga saat ini terus berbenah. Memiliki luas lahan sekitar 100 hektar di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, bandara ini sudah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang yang memberi kenyamanan bagi para calon penumpang komersil.
Kepala Bandara Bua, Ir H Syarifuddin kepada Palopo Pos, Sabtu, 4 Juni 2016 mengungkapkan, tahun 2015 lalu dengan alokasi anggaran senilai Rp25 milliar lebih, sudah membenahi sejumlah fasilitas pendukung diantaranya landasan pacu (run away) yang saat ini sudah dilakukan over lay (pelapisan ulang) dan saat ini sudah mencapai panjang 1.400 meter dengan lebar 30 meter.
“Disamping itu, Bandara Bua sudah dilengkapi taxi way (landasan penghubung) dengan panjang 191 meter dengan lebar 18 meter, demikian pula telah teredia efron (tempat parkir pesawat) dengan panjang 80 meter dan lebar 60 meter,” kata Syarifuddin.
Lanjutnya, “Alhamdulillah, Bandara Bua juga sudah dilengkapi terminal penumpang yang representatif dilengkapi fasilitas alat deteksi barang berbahaya (X-Ray), alat deteksi barang logam dan sejenisnya yang dilarang untuk naik ke pesawat (Walk crowe), dilengkapi ruangan tunggu keberangkatan dan ruangan kedatangan serta pengambilan barang, ruangan VIP, serta toilet berstandar hotel berbintang,” bebernya.
Tidak hanya itu, Bandara Bua juga dilengkapi gedung penyimpan daya alternatif (power house) dilengkapi tiga mesin genset yang siap beroperasi secara otomotis ketika listrik mengalami pemadaman, Bandara Bua juga sudah diperkuat dengan daya listrik sebesar 131KVA, pula telah memiliki gedung pertolongan kecelakaan penerbangan dan pemadam kebakaran (PKP-PK).
“Ada juga tower sebagai ruang pemandu navigasi penerbangan yang dilengkapi petugas dari Perum Air Nav yang akan memberikan informasi ke pilot yang menerbangkan pesawat di wilayah edar di Kabupaten Luwu,”jelasnya.
Masih kata Syarifuddin, lampu landasan di malam hari juga sudah tersedia. Termasuk pagar yang mengelilingi bandara. Secara umum, area bandara sudah aman dari orang dan hewan ternak,”tuturnya lagi.
Lantas bagaimana perencanaan pengembangan Bandara Bua ke depan? Syarifuddin mengatakan, pihaknya sedang berjuang pengusulan penambahan anggaran hingga mencapai Rp100 milliar, itu dalam rangka penambahan landasan pacu dari 1.400 meter menjadi 1.600 meter, penambahan taxi way dan area parkir pesawat, usulan perluasan terminal penumpang dari 240 meter persegi menjadi 1000 meter persegi.
“Untuk tahun 2016 ini, tetap ada pekerjaan fisik yang kita laksanakan cengan porsi anggaran sekitar Rp30 milliar, dengan item pekerjaan pembangunan perumahan karyawan, pengaspalan jalan masuk, termasuk taxi way dan efron,”tandasnya, seraya mengatakan item pekerjaan yang diusulkan sangat tergantung kemampuan keuangan negara (and/ara)

Most Popular

To Top