Ekonomi

Bulog Tetap Beli Gabah Petani

* Pengadaan di Luwu Raya Sudah Capai 6.707 Ton

PALOPO— Memasuki musim panen gabah saat ini di Kota Palopo dan Luwu Raya, Perum Bulog Sub Divre Palopo tetap melakukan pembelian gabah dari petani. Sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 tahun 2015, tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah.

Inpres tersebut dikeluarkan untuk menjaga stabilisasi ekonomi nasional, melindungi tingkat pendapatan petani, dan stabilitasi harga beras.

Melalui Inpres tersebut Presiden menegaskan, pelaksanaan pengadaan melalui pembelian gabah/beras oleh Pemerintah dilakukan oleh Perum Bulog. Selain itu, Presiden juga menginstruksikan jajaran menteri terkait untuk menetapkan kebijakan untuk menjaga stabilitas harga beras dalam negeri.

Dikatakan Kepala Bulog Sub Divre Palopo, Lutfi Said yang dikonfirmasi Palopo Pos, Sabtu lalu, berdasarkan atas Inpres tersebut pembelian gabah saat ini yaitu untuk Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp3.700 perkilogram. Sementara untuk pembelian beras sebesar Rp7.300 per kg.

Hingga tanggal 25 Mei 2017, sebanyak 6.707 ton pengadaan beras di gudang Bulog yang tersebar di Luwu Raya dan Toraja. Jika dibandingkan dengan pengadaan tahun lalu pada periode yang sama yaitu sebanyak 5.928 ton. Berarti ada kenaikan sekitar 13 persen.

“Kami berharap terus ada kenaikan tiap bulannya. Sehingga pengadaan tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Dengan jumlah keseluruhan hingga akhir tahun sebanyak 24.022 ton,” tandasnya. (udy/ikh)



Most Popular

To Top
.