Luwu Timur

1.249 Rumah tidak Layak Huni Dibedah

MALILI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur melalui Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan Luwu Timur akan membedah sebanyak 1.249 Rumah Tidak Layak Huni. Kegiatan Bedah Rumah tersebut dialokasikan melalui Dana APBD tahun 2018 sebesar Rp12.490 Milliar.

Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan Luwu Timur, H Zainuddin mengatakan program bedah rumah akan menyentuh 123 desa dan 2 kelurahan.

“Tahun ini sebanyak 1.249 unit untuk 123 desa dan 2 kelurahan. Tiap unit rumah mendapat bantuan Rp10 Juta,” kata Zainuddin belum lama ini.

Menurut Zainuddin, untuk tahun 2018 ini ada 2 desa tidak lagi memasukkan pengusulan untuk bantuan bedah rumah, mengingat kedua desa tersebut sudah tidak ditemukan rumah yang dianggap tidak layak huni.

“Desa Peporo Barat tidak mengusulkan, tidak ada rumah yang mau dibedah. Kelurahan Madani juga tidak ada pengusulan, semuanya sudah layak huni,” jelas Zainuddin.

Zainuddin mengatakan, untuk pelaksanan bedah rumah itu sudah dalam proses dan menunggu SK Bupati.

“Sudah dalam proses dan menunggu SK Bupati untuk pembuatan rekening penerima bantuan,” jelas
Zainuddin.

Ia menambahkan, dalam penyaluran bantuan tersebut, pihak penerima tidak akan menerima uang tunai, melainkan menerima bantuan dalam bentuk material bangunan.

“Untuk usulan rencana pembelian material itu nanti tersusun di desa dan dibentuk Pokja desa, kecamatan kemudian nanti disahkan di pokja kabupaten untuk pencariannya. Setelah itu akan dibuatkan berita acara, penunjukkan toko untuk menentukan menyuplai bahan bangunan,” tandasnya. (krm/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top