Alumni Stikes Tana Toraja Bidang Keperawatan Siap Bekerja di Jepang – Palopo Pos
Toraja

Alumni Stikes Tana Toraja Bidang Keperawatan Siap Bekerja di Jepang

RANTEPAO– Ketua Yayasan Astrini Bhakti Persada sekaligus Owner Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Tana Toraja,dan Akademi Kebidanan (Akbid) Bina Sejahtera Rantepao, Dr.Agustina R.Palamba,S.Sos, S.Kep,NS, M.Kes, baru-baru ini mengirimkan alumninya ke Bandung Jawa Barat untuk persiapan pengiriman sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Jepang di bidang Keperawatan.

Terkait persiapan pengiriman Alumni Stikes Tana Toraja ke Jepang, Dr.Tandi Palette , S.Kep,NS ,M.Kes sebagai Wakil Ketua l bidang Akademik kepada Palopo Pos Selasa, 24 Juli 2018 diruangan kerjanya jelaskan bahwa Alumni Stikes Tana Toraja akan berangkat ke Jepang sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) bidang Keperawatan .

“Yang dikirim ini lulusan D3 Keperawatan, S1 Keperawatan Ners, dan tenaga Bidan, Alumni ini dibawa langsung oleh ibu Ketua Yayasan Astrini Bhakti Persada Dr. Agustina R. Palamba didampingi Ketua ll bidang keuangan Ibu Astri Prayudi,SE,MM ke Bandung , dan para alumni ini akan dikarantina untuk mengikuti training selama tiga bulan di Bandung.

Nantinya bagi para Alumni STIKES Tana Toraja setelah usai mengikuti training lalu mengikuti test, kalau lulus mereka langsung berangkat ke Jepang, dan kalau tidak lulus akan mengulangi lagi,” jelas Tandi Palette.

Lanjut Tandi, “Lamanya masa training di Bandung selama tiga bulan untuk belajar bahasa Jepang, agar nantinya setelah di Jepang tidak ada kendala bahasa,dan juga para alumni yang belum diwisuda bisa ikut wisuda setelah kembali dari Jepang, karena ada yang baru menyelesaikan ujian KTI dan Ujian Profesi,”Ujar Tandi Palette.

Jumlah Alumni STIKES Tana Toraja yang ikut test saat ini sebanyak enam orang dan menyusul alumni yang lain juga nantinya, untuk ikut test karena di Tahun 2018 Jepang memerlukan tenaga Keperawatan sebanyak 3.500 .

Ditambahkan Wakil Ketua lll bidang kemahasiswaan Herman Tandi Limbong,S.Kep, M.Kes bahwa terkait pelatihan maksudnya mereka akan dibekali dengan bahasa Jepang, kalau mereka sudah terampil dalam berbahasa Jepang,nantinya mereka tinggal seleksi berkas administrasi lalu langsung dikirim kesana (Jepang).

“Pertemuan bulan februari yang lalu ada enam orang Jepang (Asli Orang Jepang) dan kami ketemu langsung ,dalam pertemuan tersebut mereka memang butuh tenaga kesehatan,baik dari D3 Keperawatan, S1 Keperawatan dan Tenaga Bidan dari Indonesia tanpa melihat sertifikasi ujian kompetensi ,yang penting mereka sudah punya ijazah.

Di Indonesia sudah memenuhi aturan jika sudah menyelesaikan tahap pendidikan sesuai dengan undang-undang Kemenristekdikti,”Ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa di Tana Toraja dan Toraja Utara yang ikut training bahasa Jepang ke Bandung guna ikut test Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Bidang Keperawatan dan selanjutnya dikirim ke Jepang baru Stikes Tana Toraja dan Akbid Bina Sejahtera, dan ini sudah gelombang ke dua.

“Kami sudah sampaikan ke Kampus yang ada di Astrini Group seperti di Palopo Stikes Luwu Raya, Stikes Lasinrang Kabupaten Pinrang dan Stikes Andini Persada Mamuju,” Pungkas  Herman Tandilimbong.(albert)

Click to comment

Most Popular

To Top