Mengajar Ikhlas, Mendidik dengan Hati – Palopo Pos
FEMALE

Mengajar Ikhlas, Mendidik dengan Hati

*Hj Suhati D, S.Pd., M.M
Kepala SLB Gugus Sehati Palopo

Kalimat di atas merupakan motto dari Hj Suhati D, S.Pd., M.M, Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Gugus Sehati Palopo, dalam menangani pendidikan anak berkebutuhan khusus/disabilitas.

Perhatian dan kedekatan terhadap anak-anak bermula ketika menjadi agen koran dengan setiap hari bergaul puluhan anak-anak putus sekolah. Di mana ditemukan masalah bahwa penyebab tidak sekolah karena orang tua lemah secara ekonomi.

Itulah yang menjadi motivasi mendirikan sebuah yayasan pendidikan tahun 2014 lalu, untuk membantu pendidikan bagi kaum lemah. Hanya saja yang didirikan disesuaikan dengan latar belakang pendidikan, yakni Sarjana Pendidikan Luar Biasa (PLB).

Hj Suhati bercerita saat mendirikan sebuah yayasan, salah satu syaratnya adalah tabungan harus ada minimal Rp50 Juta.
”Maka saat itu, saya dan suami langsung berinisiatif meminjam di bank dengan jaminan SK PNS. Berniat baik ingin membantu sesama, bukan tanpa halangan dan hambatan,” sebut Hj Suhati yang saat ini tengah mempersiapkan diri mengikuti pemilihan kepala sekolah pendidikan khusus berprestasi dan berdedikasi tingkat Nasional di Jakarta pada 12 Agustus 2018 hingga 19 Agustus 2018 mendatang.
Ibu dua anak ini melanjutkan, dirinya selalu tabah dan ikhlas menghadapinya.

Saat awal-awal mendata anak-anak disabilitas yang akan diajaknya untuk bersekolah, pernah diusir oleh orang tua siswa meskipun akhirnya menjadi donatur. Pernah juga putus sendal saat masuk lorong ke lorong. Hingga saat ini ada 60 orang siswa yang dibinanya dengan 12 orang guru.

Dalam memimpin, ia menerapkan manajemen terbuka bagi guru dan orang tua siswa. Keterbukaan bukan hanya keputusan yang akan diambil tapi termasuk penggunaan dana anggaran sekolah.

Dalam kepemimpinannya beberapa prestasi siswa yang telah diraih adalah juara lomba lukis tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan juara olahraga bocce tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Terkait dengan kesuksesannya dalam membina anak disabilitas, pihaknya memberi tips bahwa dalam bergaul dengan anak disabilitas harus ikhlas dan tulus.

”Karena anak yang menyandang kekurangan, baik fisik atau mental punya daya sensitifitas yang tinggi, makanya harus didekati dengan hati. Jangan dibuli atau diejek. Terpenting adalah harus bersekolah di sekolah khusus,” jelasnya.

Untuk mensosialisasikan lembaganya pada masyarakat, pihaknya bersosialisasi tanpa kenal waktu, misalnya saat arisan keluarga, bersosialisasi pada pemerintah setempat.
Juga pihaknya membangun komunikasi positif pada stakeholder pendidikan, termasuk pers dan LSM.

”Kita harus menjalin komunikasi dengan semua pihak. Dalam memimpin SLB Gugus Sehati Palopo semua masalah dan tantangan dihadapi dengan tenang dan sabar. Termasuk, biaya operasional sekolah yang biasa terlambat. Dana rutin anggaran sekolah biasanya cair pada bulan Juni ke atas tahun berjalan. Untuk mengantisipasi pihaknya harus mencari cara, termasuk menggadaikan SK PNS suami,” ceritanya kemarin.

Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan tim untuk lomba kreatifitas se-Sulawesi Selatan pada Gebyar Guru dan Siswa pada 29 Juli 2018 hingga 31 Juli 2018 di Makassar.(rhm)

DATA DIRI

Nama                            : Hj Suhati D, S.Pd., M.M
Pekerjaan                     : Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Jabatan                         : Kepala SLB Gugus Sehati Palopo
Suami                            : H. Subuhan, S.Pd, M.Pd
Anak                               : 1. Muh Gufrhan Syahputra
2. Gusmiarni Syah Putri
Prestasi                          : – Penghargaan Anugrah Datu Luwu untuk Guru Bidang Pendidikan dan                                                               Kebudayaan (2017)
– Juara I Kepala Sekolah Pendidikan Khusus Berprestasi dan Berdedikasi                                                            Tingkat Provinsi Sulsel (2018)

Click to comment

Most Popular

To Top