Kudu Sarongallo: Benahi Dulu Infrastruktur – Palopo Pos
Toraja

Kudu Sarongallo: Benahi Dulu Infrastruktur

*Terkait Penundaan Lovely December

RANTEPAO-–Polemik Lovely December yang rencananya ditunda untuk tahun 2018 ini, diungkapkan gubernur terpilih Prof Nurdin Abdullah saat berkunjung ke Tana Toraja baru-baru ini. Penyataan tersebut menuai banyak tanggapan pro dan kontra dikalangan masyarakat. Salah satunya yang pro adalah Tokoh Masyarakat Kudu Sarongallo.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Toraja Utara Bidang Pariwisata Ekonomi Kreatif ini katakan bahwa sangat mengapresiasi pernyataan Prof Nurdin Abdullah terkait penundaan Lovely December itu.

“Sebaiknya benahi dululah infrastruktur di Toraja ini, termasuk jalan jalan menuju obyek wisata yang ada di kedua kabupaten bertetangga ini. Kita lihat jalannya rusak begitu juga jalan di Kota Rantepao yang sangat tidak layak disebut daerah wisata.

Pemda Toraja Utara sebaiknya benahi tata ruang kota yang masih sangat semrawut ini. Untuk menarik wisatawan untuk datang,” ungkap Kudu Sarongallo, Rabu, 8 Agustus 2018.

Lanjut Kudu Sarongallo, dirinya juga sangat mengapresiasi bupati Tana Toraja yang menyambut baik Gubernur Sulawesi Selatan yang terpilih saat tiba di Tana Toraja.

“Secara personal saya sangat mengapresiasi Pak Nicodemus Biringkanae beserta pimpinan OPDnya yang menyambut baik kunjungan Prof Andalan. Kami sebagai partai pendukung juga tetap bersamanya saat beliau berkunjung di Toraja Utara dan Tana Toraja,” ujarnya.

Kudu Sarongallo juga katakan kenapa Lovely Desember sebaiknya ditunda?. Menurutnya biaya penyelenggaraannya yang cukup besar, sedangkan kesannya bagi wisatawan malah cenderung negatif. Karena infrastruktur pendukung belum memadai seperti jalan ke obyek wisata serta penataan kota belum tertata baik termasuk pasar hewan Bolu yang juga adalah tujuan wisata tapi masih jorok karena sanitasinya belum diperbaiki.

Saat Prof NA tiba di Toraja, dimana ada beberapa janjinya yang akan direalisasikan nantinya saat usai pelantikan. Diantaranya Bandara Buntu Kunik (BBK)Tana Toraja bulan September 2018 akan dilanjutkan.

Jalan Bua-Rantepao akan digenjot pengerjaannya dimana jalan itu sepanjang 45 kilometer.

Terpisah ditambahkan salah seorang Tokoh pemuda yang enggan disebut namanya katakan bahwa sebaiknya Lovely Desember itu bukan di tunda, tetapi ditiadakan saja. Pasalnya dampak ke masyarakat tidak terlalu besar.

“Acara Lovely December itu adalah ajang bagi-bagi kue saja karena anggarnya luar biasa besarnya mencapai miliaran bahkan puluhan miliar. Saya bahkan berpikir alangkah eloknya jika pemerintah fokus benahi infrastruktur jalan di Mappak -Simbuang Tana Toraja,” pungkasnya. (rp2/udy)

Click to comment

Most Popular

To Top