Dirjen Instruksikan Proyek Dana – Palopo Pos
Luwu Utara

Dirjen Instruksikan Proyek Dana

*Harus Dikelola dengan Sistem Padat Karya Tunai

MASAMBA — Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan, pemerintah pusat telah mengelontorkan dana desa kurang lebih Rp60 triliun di seluruh Indonesia.

Karena itu, agar pemanfaatan dana desa dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, maka kementerian desa PDT dan transmigrasi mengistruksikan kepada para kepala desa agar dana desa dikelola dengan sistem padat karya tunai.

Instruksi ini dikemukakan Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementrian Desa, PDT dan Transnmigrasi, Dr. Ir HM Nurdin MT pada kunjungan kerjanya di Luwu Utara, Rabu 8 Agustus lalu.

Kunker tersebut juga dihadiri Balai Besar Jalan Nasional, Balai Besar Sungai Wilayah Pompengan Jeneberang, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani serta para pimpinan SKPD dan Tokoh Masyarakat se Luwu Utara.

Menurut Nurdin — sapaan akrabnya — bahwa penggunaan dana desa harus betul-betul digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, terutama untuk mengembangkan komoditi unggulannya, dan pengembangan BuMdes.

“Karena itu pelaksanaan program desa harus dengan sistem padat karya tunai, tidak boleh dikontrak supaya banyak menyerap tenaga kerja. jika ada kepala desa ada kegiatan yang dikontrakkan tolong bupati periksa internalnya, karena program padat karya tunai adalah kesepakatan tiga menteri dan sudah ada surat edarannya,” katanya.

Masih kata Nurdin, patut disyukuri karena Luwu Utara mendapatkan proyek startegis nasional yaitu bendung baliase yang akan mengairi 21 ribu hektare sawah. “Jika ada 21 ribu ha sawah akan menghasilkan kurang lebih 4,5 triliun sekali panen. Artinya dengan adanya bendung baliase akan meningkatkan taraf hidup petani,” pungkasnya. (jun/him)

Click to comment

Most Popular

To Top