KPU Coret Seluruh Bacaleg NasDem di Dapil 11 – Palopo Pos
Utama

KPU Coret Seluruh Bacaleg NasDem di Dapil 11

MAKASSAR — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulsel mencoret seluruh bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari Partai NasDem di Daerah Pemilihan (Dapil) 11 Sulawesi Selatan, dan dinyatakan gugur atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Gugurnya semua Bacaleg NasDem di Dapil 11 karena disebabkan shifter atau susunan bacaleg perempuan NasDem atas nama Musda Mulia tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan KPU (PKPU).

“Iya benar, ada satu dapil yaitu di Dapil 11 yang dinyatakan TMS karena ada satu perempuan yang tidak memenuhi syarat. Itu menyebabkan tidak memenuhi syarat shifternya sehingga, di dapil itu digugurkan,” ujar Kasubag Humas KPU Sulsel, Asrar Marlang, Kamis 9 Agustus 2018.

Diketahui di Dapil 11 Sulsel meliputi Kabupaten Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara dan Kabupaten Luwu Timur. Asrar menambahkan hasil pleno verifikasi perbaikan berkas bacaleg Nasdem juga telah diserahkan.

Terpisah, Anggota KPU Sulsel Faisal Amir menjelaskan bahwa ketentuan shifter dan kuota perempuan memang sangat tegas dalam PKPU.

“Memang ketentuan 30 persen kuota perempuan dan shifter harus dipenuhi partai politik. Memang ini tegas. Kuota 30 persen tidak memenuhi itu akibatnya gugur satu dapil,” ujar Faisal Amir di Kantor KPU Sulsel.

“Shifter itu begini, misalnya dari nomor satu sampai tiga harus ada perempuan. Ini yang Nasdem, perempuan atas nama Musda Mulia berada di nomor 6,” tandas Faisal Amir.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, berkas Musda Mulia dinyatakan tidak memenuhi syarat hanya karena persoalan satu lembar surat saja.

“Jadi yang di Dapil 11 itu atas nama Musda Mulia, semua berkasnya lengkap. Yang dibutuhkan pada saat pengajuan berkas itu adalah surat keterangan dari pengadilan, bahwa terdaftar sebagai pemilih dan surat keterangan dari pengadilan bahwa tidak terpidana,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Syahar, kedua surat tersebut dua-duanya sudah ada dan dipenuhi. meski tidak ditampiknya salah hingga batas akhir, hanya satu berkas yang dimasukkan.

“Dengan masuknya surat dari Pengadilan kami anggap sudah ada. Karena dilihat sudah ada salah satunya, maka diambillah satu dan disimpan”.

Namun pada saat diverifikasi oleh KPU ternyata berkas itu dikatakan tidak ada, maka dijawab oleh LO kami bahwa itu ada cuma dianggap salah satunya sudah mewakili. “Tapi saat diminta, berkas bisa kita adakan, tapi sudah terlambat,” kesal Syahar.

Bacaleg PSI Dicoret

Selain mencoret 11 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) partai NasDem yang ada di Dapil Sulsel 11, dikarenakan persoalan Zipper, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) juga mencoret 12 Bacaleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dan séjumlah bacaleg dari partai lainnya.

Pencoretan dilakukan KPU selain persoalan penelitian nomornya untuk bacalegnya sejumlah dokumen pendukung bacaleg juga dianggap tidak terpenuhi sehingga sikap KPU mencoret Bacaleg yang gugur secara admistrasi.

Bahkan pasca diskualifikasi Bacaleg, partai politik juga tidak berhak lagi melakukan pergantian bacaleg termasuk menganti nomor urut. Kecuali hal itu sudah menjadi rekomendasi dari Bawaslu.

Sehingga kata dia, jika ada partai yang merasa tidak puas atas putusan KPU, diharapkan partai bisa mengambil langkah melakukan gugatan sengketa dokumen ke Bawaslu untuk dimediasi seperti yang dilakukan Partai Berkarya. (idr)

Click to comment

Most Popular

To Top