MK Sempurnakan Kemenangan JUARA – Palopo Pos
Utama

MK Sempurnakan Kemenangan JUARA

*Hasil Putusan Sela Gugatan Pilwalkot Palopo

PALOPO — Gugatan pilwalkot Palopo di MK tidak dapat dilanjutkan. Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan tidak memiliki wewenang mengadili permohonan pemohon (Ome-BISA). Ini semakin menyempurnakan kemenangan pasangan JUARA, setelah KPU Palopo juga menetapkan pasangan nomor 1 unggul dalam perolehan jumlah suara.

Pembacaan putusan sela dilakukan oleh 9 hakim MK yang diketuai Anwar Usman pada pukul 13:34 WIB, Kamis 9 Agustus 2018, kemarin.
Dalam putusan yang dibacakan nomor 43/PHP.BUP-XVI/2018 Ketua MK menjelaskan, permohonan yang diajukan pemohon (Ome-BISA) di MK, bukanlah perkara perselisihan hasil pemilihan wali kota dan wakil wali kota Palopo, melainkan perkara dugaan pelanggaran yang penyelesaiannya telah diputuskan oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negeri Makassar Nomor 30/G/PILKADA/2018 PT.TUN Mks, dan Mahkamah Agung Nomor 341 K/TUN/PILKADA/2018.

Anwar melanjutkan, setelah memeriksa berkas gugatan pemohon ternyata, pemohon hanya mendalilkan keberatan atas tidak dilaksanakannya hasil Panwaslu Palopo. Isinya sama sekali tidak mempersoalkan hasil pilkada.

Terpisah, tanggapan pasangan Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso (JUARA) melalui LO-nya, Herman Saputra mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengantar kemenangan JUARA.

“Hari ini Mahkamah Konstitusi telah nenolak gugatan terhadap hasil pilkada palopo, berarti kemenangan JUARA telah utuh, kami ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengantar kemenangan ini,” tegasnya.

Sementara itu dari kuasa hukum Ome-BISA diwakili Sharma Hadeyang mengatakan, Mk tidak bisa melanjutkan gugatan karena bukan kewenangan MK untuk mengadili. Untuk itu, ia kembali akan melakukan langkah hukum lainnya melalui PT TUN di Makassar.

“Jadi bukan ditolak. Tapi MK tidak punya kewenangan untuk melanjutkan gugatan kasus ini,” sebutnya.

Sebelumnya, Ome-BISA mengajukan gugatan ke MK atas proses Pilkada di Palopo yang dianggap tak berjalan fair. Pasalnya, KPU Palopo tak melaksanakan rekomendasi Panwaslu terkait permintaan membatalkan pencalonan HM Judas Amir – Rahmat Masri Bandaso (JUARA) yang dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi Undang-Undang di Pasal 71 ayat (2).

Sebagaimana diketahui, dari hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat KPU Kota Palopo. Menetapkan HM Judas Amir dan Rahmat Masri Bandaso (JUARA) unggul dari pasangan Akhmad Syarifuddin dan Budi Sada (Ome-BISA). Paslon nomor urut 1, HM Judas Amir – Rahmat Masri Bandaso (JUARA) meraih 51.880 suara. Sementara Ome-BISA hanya memperoleh 33.991 suara.(idr)

Click to comment

Most Popular

To Top