Panggil Legislator Malas – Palopo Pos
Metro

Panggil Legislator Malas

* Akademisi Dorong BK Menindaklanjuti Rapat Pimpinan DPRD

PALOPO — Rapat pimpinan DPRD Palopo yang membahas legislator malas sudah dilakukan. Langkah selanjutnya di Badan Kehormatan (BK) DPRD Palopo. Akademisi mendorong BK menindaklanjuti rapat pimpinan tersebut. Perlu ada gebrakan. Panggil legislator yang malas ikut paripurna.

Di sisa masa jabatan yang tinggal kurang lebih 8 bulan, mereka diminta fokus mengikuti pembahasan APBD-P TA 2018 dan rapat paripurna. 17 April 2019, sudah masuk hari H pileg, pilpres, dan Senator. Efektifnya mereka bekerja Agustus, September, Oktober, November, dan Desember 2018. Kemudian Januari, Februari, Maret 2019. 17 April 2019 sudah masuk pemilihan umum.

Seperti diberitakan edisi Selasa 7 Agustus 2018, lalu, dua pimpinan DPRD Palopo yang terdiri dari Harisal A Latief (ketua DPRD), Islamuddin (wakil ketua DPRD), menggelar rapat tingkat pimpinan. Mereka bertemu selama kurang lebih 30 menit. Yang dibahas khusus anggota DPRD yang tidak ikut rapat paripurna penyerahan KUA-PPAS TA 2018.
Harisal Latief, mengatakan, rapat tertutup ini membahas tingkat kehadiran anggota DPRD, utamanya dalam pelaksanaan paripurna.

Biasanya, kalau pimpinan rapat seperti ini, apalagi kalau membahas kehadiran anggotanya yang malas, Badan Kehormatan (BK) DPRD harusnya tanggap membaca sinyal tersebut. Paling tidak, BK mulai bergerak melaksanakan kewenangan yang ada pada mereka. ”Ya, BK harus proaktif,” tandas Aswar Hasan, akademisi asal Unhas, yang juga wija to Luwu, kepada Palopo Pos, sore, kemarin.

Pada posisi ini, lanjut Aswar Hasan, BK harus membela kepentingan rakyat demi menjaga citra dewan. Di sini, lanjut Aswar Hasan, Sikap tegas BK dinanti sebagai bukti komitmen dan tanggungjawab legislator.

Dihubungi terpisah, Abd Rahman Nur, SH, MH, akademisi asal Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo, mendorong Badan Kehormatan DPRD Palopo bersikap tegas terhadap beberapa anggota DPRD yang malas ikut rapat-rapat resmi di DPRD. ”Ya betul. BK harus bergerak menindaklanjuti rapat pimpinan DPRD,” ujar Abd Rahman Nur, kepada Palopo Pos, sore kemarin.

Kata dia, segera panggil anggota dewan yang malas. ”Karena ini sangat jelas pelanggarannya. Diatur kalau tidak salah dalam tata tertib mereka,” tegas Maman.
Apa tanggapan Badan Kehormatan DPRD Palopo? Didesak para akademisi supaya bertindak tegas, BK yang diketuai Steven Hamdani tampaknya masih bersikap kompromistis. Dorongan para akademisi tampaknya belum bisa dilakukan ke depan.
”Kami dari BK masih memberikan himbauan,” ujar Ketua BK DPRD Kota Palopo, Steven Hamdani.

Imbauan yang dikeluarkan BK DPRD Palopo, ditujukan kepada seluruh ketua fraksi. ”Kita minta supaya anggotanya diperhatikan terkait kehadiran pada agenda DPRD,” tandasnya. (ary)

Click to comment

Most Popular

To Top