BK Harus Melihat Absen 11 Anggota DPRD – Palopo Pos
Metro

BK Harus Melihat Absen 11 Anggota DPRD

* Wakil Ketua DPRD Belum Tahu Alasan Ketidakhadiran di Paripurna

PALOPO — Wakil Ketua DPRD Palopo IslamuddiN, mengaku belum mengetahui alasan ketidakhadiran 11 anggota DPRD di paripurna penyerahan KUA-PPAS TA 2018, Senin, lalu. Katanya, tak semua persoalan dibawa ke Badan Kehormatan (BK). Mungkin yang agak heboh-heboh, ya? Yang ini, tidak apa-apa BK melihat dan menelusuri absen 11 anggota DPRD.

Untuk diketahui, pada rapat paripurna penyerahan KUA-PPAS TA 2018, Senin 6 Agustus 2018, lalu, 11 anggota DPRD Palopo, minus almarhum Asli Kaspen absen di rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Palopo, Harisal A Latief dan Wakil Ketua DPRD, Islamuddin. Paripurna yang dihadiri Sekkot Palopo Jamaluddin Nuhung, SH, MH hanya dihadiri 13 anggota DPRD.

Hal inilah yang mendorong Harisal dan Islamuddin melakukan rapat tingkat pimpinan. Membahas ketidakhadiran anggota DPRD di paripurna tersebut. Saat itu, Harisal sempat meminta anggota DPRD supaya lebih aktif ke depan. Kesampingkan dulu urusan lain. Saatnya fokus pada pembahasan APBD-P TA 2018.

Memang, aku Islamuddin, wakil Ketua DPRD Palopo dari Partai Demokrat, tidak semua persoalan dibawa ke BK. Tapi, kata lanjutnya, BK juga harus melihat persoalan tersebut. Misalnya, melihat dan menelusuri absensi anggota DPRD Palopo. ”Hal ini harus dilihat secara substansial absensi anggota DPRD tersebut,” tegasnya.

Kata dia, sejauh ini, ia belum mengetahui alasan ketidakhadiran para anggota dewan tersebut. “Jadi tergantung urgensitasnya ketidakhadirannya karena apa. Itu harus dilihat,” jelas Isla, saat dihubungi Palopo Pos, Jumat, sore kemarin.

Kalaupun akan dibawa ke BK, lanjutnya, mesti ada kesepakatan dari fraksi masing-masing. Atau diselesaikan di fraksi masing-masing tanpa ke Badan Kehormatan untuk dibahas. “Kecuali kalau misalnya ini persoalan mengemuka di DPRD Palopo. Jadi, masing-masing fraksi dulu harus menyikapi,” ucapnya.

Sampai saat ini, Fraksi Demokrat sendiri belum memberikan kesepakatan di internal mereka. ”Saya hanya mengajak teman-teman untuk berintropeksi diri terkait absensi anggota DPRD yang banyak bolong-bolong,” ujar H Henry Ghalib, ketua Fraksi Demokrat DPRD Palopo, kepada Palopo Pos, kemarin.

“Ini menjadi pelajaran bagi Demokrat ke depan,” lanjutnya.
Hal itu diungkap lantaran satu dari anggota DPRD Kota Palopo dari Partai Demokrat tidak mengikuti rapat paripurna beberapa waktu lalu. “Memang setelah kami kroscek beberapa waktu lalu, rekan kami memang sedang sakit pada waktu itu. Kena malaria,” katanya.

Terkait apakah fraksinya akan menyerahkan kepada Badan Kehormatan, politisi Demokrat Palopo tersebut menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah akademisi mendorong BK supaya memanggil legislator malas. Ini penting guna menindaklanjuti rapat pimpinan DPRD Palopo. (ald/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top