Narkoba Masuk dari Palopo dan Sidrap – Palopo Pos
Luwu Timur

Narkoba Masuk dari Palopo dan Sidrap

MALILI — Peredaran Narkoba jenis sabu masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Luwu Timur. Narkoba yang beredar di Luwu Timur ini diduga kuat berasal dari beberapa kota termasuk Kota Palopo dan Kabupaten Sidrap.

Untuk itu pihak kepolisian luwu timur akan mengembangkan kasus ini di dua wilayah tersebut. “Kami masih terus mengembangkan kasus ini, termasuk ke daerah lainnya seperti Kota Palopo dan Sidrap yang diduga barang jenis sabu ini dikirimkan oleh seseorang ke Luwu Timur,” ungkap Kasat Resnarkoba Polres Luwu Timur, Iptu Hery MZ kepada Palopo Pos, Jumat 10 Agustus 2018.

Pengembangan guna mengungkap sindikat peredaraan Narkoba di dua kota tersebut, itu akan dilakukan menyusul adanya pengungkapan tiga kasus penyalahgunaan Narkoba di tiga lokasi di Luwu Timur, yang berhasil diungkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Luwu Timur.

Kasus pertama diungkap pada Rabu 1 Agustus 2018 di Jalan Gunung Krakatau, Sorowako Kecamatan Nuha sekira pukul 09.00 Wita. Di tempat ini, polisi menciduk lelaki berinisal SA (29) dengan barang bukti berupa satu sachet sabu dengan berat 0,35 gram, serta satu buah handphone yang biasa digunakan tersangka bertransaksi.

“Tersangka SA kami amankan berdasarkan informasi warga di daerah itu, yang diketahui kerap memperjualbelikan Narkoba jenis sabu-sabu. Barang haram tersebut diperoleh tersangka dari Kabupaten Sidrap. Namun setelah dilakukan pengembangan ke Sidrap, bandarnya telah kabur,” ungkap Iptu Hery MZ.

Kasus kedua berhasil diungkap pada Jumat 3 Agustus 2018. Yang mengamankan seorang lelaki berinisial AT (42) yang beralamat di Dusun Togo Desa Balambano Kecamatan Wasuponda.

“Yang bersangkutan AT disinyalir menjadi salah satu jaringan dalam penyalahgunaan Narkoba jenis sabu. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan sabu seberat 0,22 gram. Dari hasil pengembangan diketahui tersangka AT memperoleh barang haram tersebut dari seseorang di Kota Palopo. Polisi yang bergerak ke Palopo tak menemukan apa-apa dan harus pulang dengan tangan hampa. Orang yang diduga bandar sabu sebagaimana pengakuan AT juga telah melarikan diri.

Selanjutnya kasus ketiga masih pada Jumat 3 Agustus 2018 sekira pukul 23.30 Wita dan juga masih di Dusun Togo, Kecamatan Wasuponda. Dalam operasi yang dipimpin Kasat Narkoba, Iptu Hery MZ ini, berhasil mengamankan salah seorang terduga pengedar dengan inisial SY (35). Sejumlah barang bukti ikut diamankan dalam operasi ini berupa sabu seberat 2,34 gram, korek gas, 2 batang sendok, 11 sachet plastik dan sebuah handphone.

Ketiga para tersangka ini, kini mendekam di tahanan Mapolres Luwu Timur di Malili, serta sejumlah barang bukti yang juga diamankan dari tempat kejadian perkara.
“Kami akan terus mengembangkan kasus ini terutama ke daerah yang disebut oleh para tersangka yakni Palopo dan Sidrap,” tandas Iptu Hery. (akm/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top