Jembatan Bambu Panggaraka Butuh Prioritas – Palopo Pos
Toraja

Jembatan Bambu Panggaraka Butuh Prioritas

RANTEPAO – Di Lembang Salu Kecamatan Sopai Toraja Utara, ada jembatan dari zaman dulu hingga kini masih seperti yang dulu tetap memakai bambu untuk menghubungkan empat dusun.

Yakni Dusun Tabang, Buntu Tabang, Dusun Bela’ dan Dusun Kalindungan.

Demikian diungkapkan Ketua Badan Permusyaratan Lembang (BPL) Lembang Salu Kecamatan Sopai, Yohannes Tandi kepada Palopo Pos, Minggu 9 September 2018.

Menurutnya, jembatan di lokasi Panggaraga Dusun Bela’ itu panjangnya kurang lebih 10 meter dan harus diprioritaskan pembangunannya.

“Lokasi Jembatan Panggaraga yang sudah puluhan bahkan ratusan tahun masih memakai bambu tidak ada perubahan,” tutur Yohannes.

Lanjutnya saat Musrenbang di Kantor Lembang Salu belum lama ini, pihaknya sudah masukan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Musrembang Lembang Salu.

Pendeta di Gereja GPP Bela’ ini berharap agar Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2019 memprioritaskan untuk pembangunan jembatan ini. Karena akses jembatan ini tiap hari dilalui anak sekolah SDN 1 Sopai dan masyarakat lainnya, dari Dusun Tabang dan Dusun Buntu Tabang, begitu pula sebaliknya.

“Jembatan bambu ini ketika sudah lapuk diganti lagi dengan bambu yang baru. Begitu seterusnya dan itu sudah berlangsung selama puluhan tahun lamanya,” jelas Yohannes.

Terpisah, salah Diaspora Jakarta, Yohannes Sumo katakan saat tahun 70-an di jembatan ini dirinya pernah jatuh saat pulang di SDN Bela’ yang kini berganti nama SDN 1 Sopai.

“Saya berharap kepada Pemerintah Daerah Toraja Utara dalam hal ini dinas terkait agar betul-betul memprioritaskan jembatan ini. Untuk sarana dan prasarana masyarakat di Dusun Bela’ dan Tabang saya berharap kepada pemerintah Lembang agar serius untuk membangun kampung Salu ini,” harapnya. (alb/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top