Pedagang Keluhkan Kenaikan Pajak Usaha 500 Persen – Palopo Pos
Luwu

Pedagang Keluhkan Kenaikan Pajak Usaha 500 Persen

*Dari Rp175 Ribu Menjadi Rp1 Juta

BUA — Sejumlah pedagang kecil mengeluhkan tingginya pajak penunjukan tempat usaha yang naik hingga 500 persen. Dari Rp175 ribu tahun 2017 menjadi Rp1 juta tahun 2018 ini.

“Sangat memberatkan bagi pedagang kecil apalagi yang baru mau memulai usaha,” kata Erhidayat, Ketua ormas Badan Pemantau Korupsi Penyelenggara Negara (BPKP), Minggu 9 September 2018.

Lanjutnya, dampak kenaikan pajak tersebut membuat sejumlah usaha pedagang kecil di Kabupaten Luwu menjadi terhambat. “Untuk modal usaha saja pas-pasan, apalagi mau dipakai bayar pajak yang sangat tinggi ini,” ujarnya.
Menurut Hidayat, kenaikan pajak tersebut didasari peraturan Bupati Luwu yang dikeluarkan Andi Mudzakkar melalui Bapenda.

Tentunya dengan adanya kenaikan pajak penunjukan tempat usaha (SPTU) oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Luwu menjadi pedagang kecil menjerit. Pasalnya, kenaikan tersebut tidak dalam kondisi ekonomi yang baik.

“Sekarang ini-kan kondisi ekonomi sedang tidak stabil. Harga-harga naik, ongkos distriusi pun juga naik. Ditambah kenaikan pajak, semakin menderitalah pedagang kecil yang notabene adalah penopang ekonomi bangsa,” jelasnya.

Seharusnya, lanjut hidayat, pedagang kecil seperti ini dan UMKM dilindungi disaat krisis ekonomi sekarang. Ditambah lagi, nilai nominal pajak tersebut ternyata tidak dicantumkan dalam SPTU yang diberikan. “Iya ditulisnya hanya pada kuitansi pembayaran tidak di dalam surat tersebut,” ungkapnya.

Ia juga berharap kepada peran DPRD Kabupaten Luwu agar peka melihat hal seperti ini. Bagaimana pun DPRD adalah perwakilan rakyat, bagian rakyat, dipilih oleh rakyat, mohon kiranya bisa menghapuskan kenaikan pajak tersebut.(idr)

Click to comment
To Top