Kampung KB Harus Aktif dan Maksimal – Palopo Pos
Luwu Timur

Kampung KB Harus Aktif dan Maksimal

-Husler Buka Rakerda KKBPK 2018

MALILI — Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Tahun 2018 yang bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur, Kamis 13 September 2018.

Di hadapan peserta rapat, Husler menyampaikan apresiasinya dan menyambut baik serta berterima kasih kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan dan para pengelola Program KKBPK yang telah bersama bersinergi dalam pembangunan di Kabupaten Luwu Timur khususnya Bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana.

Husler mengatakan, secara umum keberhasilan program ini memang tidak terlihat secara fisik dalam waktu yang singkat. Namun, harus disadari bahwa program KKBPK merupakan program yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan program pembangunan lainnya, seperti penyediaan pangan, lapangan pekerjaan, pendidikan, dan kesehatan.

Husler menekankan agar melalui Rakerda ini, Dinas terkait lebih mengutamakan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, program yang telah diprioritaskan harus mendapatkan perhatian yang lebih.
“Sebut saja Kampung KB yang telah dirintis di 11 Kecamatan. Ini tidak boleh hanya sampai pencanangan saja, tapi segala program yang di harapkan dari kampung KB ini harus diaktifkan, berjalan sinergis dan terarah. Setiap stakeholder yang terlibat harus bekerja maksimal,” kata Husler.

Apalagi, lanjut Husler, program KKBPK merupakan program yang sangat vital karena menyangkut pengembangan sumber daya manusia agar menjadi kekuatan efektif dan produktif bagi pembangunan.
“Ini bisa diwujudkan melalui keterpaduan dan koordinasi lintas sektor instansi terkait. Kemitraan ini merupakan kunci sukses dalam keberhasilan program yang akan dijalankan,” katanya.

“Makanya program kependudukan yang dikembangkan harus terpadu, fokus terhadap sasarannya dan dilaksanakan secara konsekuen oleh semua pelaku pembangunan pada semua tingkatan,” tandas Husler.
Diakhir sambutannya, Husler menegaskan agar Dinas terkait beserta stecholder dan para Camat, dapat bersinergi pada pelaksanaan pembinaan kampung KB.

“Saya menghimbau kepada seluruh pengelola Keluarga Berencana, baik ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Mari kita tingkatkan kinerja dan sinergitas antara Pemerintah,” pungkas Husler.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Rapiuddin Thahir mengatakan, Rakerda KKBPK Tahun 2018 diselenggarakan sebagai salah satu upaya penajaman program dan kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan dalam upaya pencapaian target/sasaran yang telah ditetapkan yang sesuai dengan tema “Penguatan Lintas Sektor Di Kampung KB Guna Mempercepat Terwujudnya Kualitas Sumber Daya Manusia Menuju Luwu Timur Terkemuka 2021”.

“Rakerda yang dilaksanakan hari ini untuk menyamakan persepsi antara seluruh stakeholder terkait, terutama mitra kerja agar segala permasalahan dan kendala yang dihadapi selama setahun ini bisa dicarikan solusinya serta meningkatkan komitmen para pengelola program KKBK untuk mewujudkan target sasaran RPJMD dan Renstra P2KB Tahun 2016-2020,” ulas Rapiuddin.

Rakerda ini diikuti seluruh stakeholder terkait dan mitra kerja, diantaranya para Camat, Kepala Puskesmas, Bidan, Penyuluh dan Petugas Lapangan KB, Danramil, Kapolsek, Kepala Desa, TP-PKK hingga para kader PLKB/PKB dan PPKBD di Kampung KB.

Dalam hal ini Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Wardian SE, M.Si. mengatakan, Program KKBPK merupakan salah satu program Pemerintah yang harus kita sukseskan bersama, tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat, tapi juga menjadi tanggungjawab prioritas Pemerintah Daerah dalam rangka mendukung program nawacita.

“Mengenai program KKBPK di Sulsel dan khususnya di Kabupaten Luwu Timur menunjukkan pencapaian yang cukup baik dari tahun ke tahun yang terus mengalami peningkatan,” tutup Wardian.(krm/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top