Rutan Makale Tingkatkan Kegiatan Keagamaan – Palopo Pos
Toraja

Rutan Makale Tingkatkan Kegiatan Keagamaan

MAKALE – Kepala Rumah Tahanan Kelas ll B Luther Toding Patandung, SH.,MH sangat bersyukur atas kunjungan Kakanwil Kemenkumham beberapa waktu yang lalu guna memberikan arahan kepada semua petugas di Rutan Kelas ll B Makale Tana Toraja.

Karutan Makale saat dikunjungi di ruang kerjanya Kepada Palopo Pos, Kamis 13 September 2018 mengatakan dengan kedatangan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) bahkan bahagia dengan kedatangan itu karena tentu ada nilai plusnya buat kami di Rutan Makale.

“Kami boleh dikuatkan disegarkan untuk melaksanakan tugas-tugas dan tanggungjawab kami sebagaimana beberapa hal yang disampaikan, bagaimana kami disiplin dalam melaksanakan bagaimana kami tanggap terhadap tugas dan tanggungjawab kami,” katanya.

Karutan juga mengatakan dengan kehadiran Kakanwil Kemenhumkam Sulsel di Rutan Makale TanaToraja merasa lega melihat kondisi Rutan yang walaupun masih peninggalan tetapi kondisinya bersih serta pegawainya masih dianggap melaksanakan tugas dengan baik.

“Saya berharap dengan kehadiran bapak kakanwil ini kami petugas pemasyarakatan Rutan Makale itu semakin semangat untuk mengangkat tugas dan tanggungjawab, dan betul-betul melaksanakan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur pemasyarakatan,” pungkasnya.

Toding menambahkan, di Rutan Makale ini proses kegiatan kami adalah bagaimana memulihkan kehidupan atau penghidupan warga binaan itu sendiri, yang mana sebelumnya mengalami masalah.

“Kami harus pulihkan setelah masuk disini (Rutan) melalui proses pembinaan, pembinaan itu berjalan dengan baik, pertama pembinaan rohani karena di Rutan Makale itu mayoritas beragama Kristen dan juga ada beberapa pelayanan Rohani yang masuk terutama dari Jemaat Sion rutin masuk setiap Minggu dan beberapa jemaat yang dikoordinir jemaat Sion masuk bergantian untuk memberi pelayanan khusus untuk hari Minggu yang dipimpin oleh Pendeta,” tuturnya.

Sementara itu, dari Departemen Agama Tana Toraja, Persekutuan Doa dari Filma ,Oikumene dan dari Pantekosta, ada empat kali ibadah dalam sebulan.

Sementara yang Muslim untuk pembinaan kerohanian itu setiap hari Jumat dengan salat Jumat serta ada pegawai yang kita arahkan disitu bagaimana mengajar umat muslim yang memang tidak tahu baca Alquran.

“Kami data dari 20 warga binaan yang Muslim masih ada 8 yang belum tahu baca Alquran. Dan kami programkan itu sampai Minggu kedua bulan Oktober sudah harus tahu. Saya sudah arahkan pegawai saya yang Muslim untuk mengajar bahkan kalau bisa kami akan menghubungi Departemen Agama,” tandasnya. (alb/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top