Tegas dan Disiplin – Palopo Pos
FEMALE

Tegas dan Disiplin

Iptu Desi Ayu Dwi Putri
Kanit Regident Samsat Polres Palopo

Cantik, anggun dan menawan dalam balutan seragam coklat dibungkus integritas, loyalitas tegas, dan kedisiplinan tinggi dapat dilihat dari sosok Srikandi Polres Palopo, Iptu Desi Ayu Dwi Putri.

Wanita muda dan cantik yang menjabat sebagai Kanit Regident Samsat Polres Palopo ini dikenal tegas dan disiplin dalam menjalankan tugasnya.

Sejak dulunya dirinya dikenal tomboy. Maklum ia merupakan anak perempuan satu-satunya dari tujuh bersaudara pasangan Wanparlinto dan Martini.

Menjadi seorang polisi, bukanlah cita-cita awal dari dalam dirinya. Namun uniknya, menjadi seorang polwan ini merupakan cita-cita ibunya.

”Iya, jadi polisi ini cita-cita ibu saya. Dulu cita-cita ibu saya menjadi seorang polisi tidak kesampaian, makanya diturunkan ke saya,” ujar Iptu Desi yang lahir di Jakarta, 20 Desember 1991 tersenyum.

Meskipun dirinya mengaku menjadi seorang Polwan cita-cita ibunya, tapi dirinya juga sangat mencintai profesinya ini. Iptu Desi ini baru menjabat pada Sabtu 15 September 2018 lalu.

Dirinya mendapatkan amanah untuk merantau di Tana Luwu sejak tahun 2014.

Ayu, begitu ia disapa bercerita awalnya dirinya ditugaskan di Polres Pelabuhan sebagai Kanit PPA, setelah dua tahun berdinas disana, ia dimutasi ke Polres Parepare.

Namun sebelum pindah ke Polres Parepare, sebelumnya polwan yang mengaku masih sendiri ini menjabat sebagai KBO Satresnarkoba.

Kariernya pun berlanjut ke Polres Parepare. Di Polres ini, Ayu dipercaya sebagai KBO Satlantas. Setelah 1 tahun 6 bulan di Polres Parepare, Ayu dimutasi ke Polres Pangkep.

”Di Pangkep, saya menjabat sebagai Kanit Regiden hanya 4 bulan. Setelah itu dipindahkan ke Polres Palopo,” kata Ayu yang punya hobi membaca buku fiksi.

Dirinya mengaku hobi baca buku fiksi dan non fiksi.
”Alhamdulillah koleksinya sudah lumayan banyak, ada yang saya bawa dan sebagian di Jakarta,” tuturnya.

Ayu menambahkan, dia lebih menyukai koleksi buku-buku fiksi seperti Seventology Harry Potter.

“Saat ini sudah ada 50 an koleksi buku fiksi dan non fiksi yang saya baca. Ada energi baru yang saya dapat dengan membaca,” ungkapnya.
Dia menyebut penulis lokal yang dia sukai Dewi Lestari dan Sapardi Djoko Damono.

“Paling suka saya dengan karya Sapardi Djoko Damono kumpulan puisinya Hujan di Bulan Juni,” jelasnya.

Ia memiliki satu visi yakni menjadi abdi negara, menjadi pengayom dan pelindung masyarakat dengan menjalani penuh keikhlasan, loyalitas dengan bermacam-macam tantangan.

“Alhamdulillah saya ini abdi negara, dan saya bangga bisa menjadi itu. Menjadi pengayom, pelindung masyarakat saya jalani dengan penuh keikhlasan dan tentunya loyalitas. Meskipun tantangannya bermacam macam,” ujar perwira Polwan cantik pemilik tinggi badan 170 cm ini.

Meski dikenal tomboy, tegas dan disiplin, namun Ayu ini punya sisi feminim.
”Saya ini juga manja lho sama ibu sama ayah, namanya juga anak cewek ya. Juga kadang baperan juga. Tapi itu jika diluar sedang tugas. Kalau dalam bertugas, saya dituntut tegas dalam menghadapi setiap persoalan dan disiplin serta bertanggungjawab,” aku Ayu yang saat ini tengah menjalani LDR dengan kekasihnya yang saat ini tengah tugas belajar di luar negeri.(rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top