Ada 100 Pengungsi Palu di Sampoddo – Palopo Pos
Metro

Ada 100 Pengungsi Palu di Sampoddo

-Salekoe Sudah 13 Orang

SAMPODDO –– Pengungsi asal Palu yang merupakan korban gempa dan tsunami beberapa waktu lalu di Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan telah mencapai 100 orang. Sebagian dari mereka adalah penduduk Palopo namun bekerja di Kota Palu Sulteng.

Demikian dikatakan Lurah Sampoddo, Muslimin, SE kepada Palopo Pos, Rabu 10 Oktober 2018. Menurut Muslimin mereka ini datang ke Palopo karena mereka memiliki keluarga di Palopo.

”Sebagian besar mereka memiliki keluarga di Palopo, jadi mereka tinggal di rumah keluarga masing-masing,” sebut Muslimin.
Hingga saat ini, sebutnya, Dinas Sosial Kota Palopo telah menyalurkan bantuan kepada seluruh korban gempa Sulteng yang ada di Kelurahan Sampoddo.

”Dinas Sosial telah menyerahkan bantuan berupa sembako yakni gula, beras, minyak goreng dan kebutuhan lainnya,” katanya.

Sementara itu, di Kelurahan Salekoe juga ada pengungsi asal Palu berjumlah 13 orang. Dan saat ini, pihak Kelurahan Salekoe telah menyerahkan bantuan kepada mereka.

”Hingga saat ini pengungsi asal Palu sudah berjumlah 13 orang, dan kami sudah menyerahkan bantuan kepada mereka,” sebut Lurah Salekoe, Asnawi kemarin.

Untuk diketahui, Pemkot Palopo melalui Dinas Sosial mengaku standby 24 jam untuk menyalurkan bantuan kepada para pengungsi asal Palu dan Donggala yang datang di Kota Palopo.

Tak hanya itu, Dinsos juga siap menampung bantuan dari masyarakat untuk disalurkan kepada para pengungsi, dan selebihnya ke Posko Induk Persaudaraan FKJ di Lapangan Pancasila.

“Kita mengakomodir sumbangan masyarakat untuk diteruskan ke pengungsi yang tinggal di Palopo,” sebut Kadis Sosial Palopo, M Tahir.

Sementara itu bagi pengungsi yang sedang dirawat di RS, lanjut kadinsos, sepenuhnya di tanggung BPJS Kesehatan. “Kita bersama Dinkes dan BPJS telah ada kesepakatan. Jadi para pengungsi tak perlu khawatir,” ujarnya.

Kadis juga menyanjung antusias masyarakat di Kota Palopo yang bahu-membahu mengumpulkan bantuan untuk korban bencana gempa dan tsunami.(rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top