Instrospeksi Diri Pasca Bencana – Palopo Pos
Utama

Instrospeksi Diri Pasca Bencana

*Lintas Agama di Palopo Gelar Doa Bersama

PALOPO — Prihatin terhadap bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, Pemkot Palopo bersama tokoh, dan masyarakat lintas agama melakukan Salat Duha berjemaah dilanjutkan istighosa bersama.

Bagi umat Islam dipusatkan di Masjid Agung Luwu Palopo. Dihadiri langsung Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat M Bandaso, Kapolres Palopo, AKBP Taswin S.Ik, Dandim 1403 SWG Letkol M.Imasfy, Sekkot H. Jamaluddin Nuhung, Kepala Kemenag Palopo H. Usman, sejumlah personel Polres Palopo, Kodim 1403 Sawerigading, Kabag Humas dan protokol Eka Sukmawaty, masyarakat, dan ASN lingkup Kota Palopo.

Sejak pukul 08:00 Wita, aula utama tempat salat di Masjid Agung Luwu Palopo telah penuh dengan jemaah yang akan mengikuti kegiatan Salat Duha dan istighosah bersama.

Diawali Salat Duha yang di imami Ustad Budijamin, dilanjutkan doa Istighosah dipandu ustad Yusri Al Ihsan.

Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat M Bandaso dalam sambutannya sebelum penutupan kegiatan mengatakan, bencana alam yang akhir-akhir ini menimpa beberapa daerah di tanah air hendaknya dijadikan momentum introspeksi diri.
“Ini bagian dari bagaimana meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Kita perlu belajar dari apa yang terjadi semua ini.

Banyak daerah yang dilanda musibah, gempa, tsunami, ini harus kita renungkan. Dunia ini sudah hampir kiamat, mari kita introspeksi diri,” ajaknya.

Lanjut Wawali Rahmat mengajak untuk hijrah dari hal yang tidak baik ke hal yang baik. “Kita harus move on kata anak muda sekarang ini. Kita yang masih diberikan kekuatan, kesehatan, harus dimanfaatkan,” ujarnya.

Ia juga mengajak agar kejadian yang menimpa saudara di daerah terkena bencana agar jadi pelajaran. Agar suatu kelak, jika bencana juga datang di daerah ini dapat lebih bersabar.

Dikatakannya, cobaan yang datang tak selamanya buruk. Tapi kesenangan juga adalah ujian. “Banyak kaum terdahulu dibinasakan Allah SWT karena telah diberi kenikmatan tapi mereka tidak bersyukur. Padahal dalam Alquran difirmankan, jika suatu kaum bersyukur atas nikmat Allah SWT, maka kenikmatan itu akan ditambah. Tapi jika mereka ingkar atau kufur, akan mendapat azab yang pedih,” katanya.

Seperti saudara kita di Palu, lanjut dikatakan Wawali, mungkin ini adalah ujian bagi mereka untuk lebih bersabar.

Pada kesempatan itu, Pemkot Palopo melalui Wawali juga memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian prestasi Kapolres Palopo, dan Dandim 1403 SWG, Sekkot Palopo, Kemenag atas kebersamaan, dan persatuan dalam mendoakan Kota Palopo agar tetap aman.

“Atas nama pemerintahan kota Palopo mari kita terus menjaga kebersamaan, ketakwaan dan keimanan kita untuk kita mempersiapkan atau antisipasi, hablum minallaah dan hablum minan-naas dengan maksud kita memperbaiki hubungan kita dengan Allah dan hubungan dengan manusia,” tandasnya.

Ibadah

Tak hanya umat Islam di Palopo yang menggelar istighosa. Umat Katolik di Palopo juga menggelar ibadah di Gereja Mikael St Paroki dengan dihadiri sejumlah jemaat, dan masyarakat Katolik se Kota Palopo.

Bagi umat Hindu, kegiatan sembahyang dan doa juga dilakukan di Pura Mandira Taman Sari, yang dihadiri umat Hindu se di Kota Palopo.
Sedangkan bagi umat Budha juga melakukan hal yang sama di Vihara yang ada di Palopo. (idr)

Click to comment

Most Popular

To Top