BAIK Dilantik Maret 2019 – Palopo Pos
Utama

BAIK Dilantik Maret 2019

dirjen Otonomi Daerah, Soni Sumarsono

*Kemdagri Rilis Jadwal Pelantikan Kada Tahap Dua

PALOPO — Jadwal pelantikan kepala daerah (kada) tahap kedua hasil pilkada 27 Juni, lalu di Sulsel telah dirilis Kemendagri. Berdasarkan surat kementerian dalam negeri yang ditujukan ke gubernur yang ditandatangani oleh dirjen Otonomi Daerah, Soni Sumarsono telah ditetapkan jika 20 Desember 2018, merupakan tahap ke dua pelantikan kepala daerah tiga kabupaten kota di Sulsel. Diantaranya Kota Parepare, Kabupaten Enrekang dan Sidrap.

Surat bernomor 270/729/Otda/ tentang pelaksanaan terkait pelantikan daerah 2018 itu diakui kepala Biro Pemerintahan, Hasan Basri Ambarala, Kamis (11/10). Kata dia, surat itu telah dikeluarkan Kemendagri untuk dibuatkan acara selanjutnya.

“Ini sudah ada suratnya, selanjutnya kita minta kesediaan tiga kepala daerah itu bersama gubernur,” ulasnya, Jumat 12 Oktober 2018.
Sementara, lanjut Ambarala, jika tahap ketiga bisa dipastikan akan dilaksanakan pada 2019 awal. “Tahap ke tiga mungkin di 14 Maret 2019, yakni Wajo dan Luwu,” ungkapnya.

Ambarala berdalih, jika tahap ke II dilaksanakan di awal 2019 maka Pemprov Sulsel, dalam hal ini Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah akan mempersiapkan penjabat (Pj) bupati/wali kota. “Tapi kan belum ada waktunya,” kata dia.

Hal yang sama diakui Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri, Soni Sumarsono. Ia membenarkan jika pada tanggal yang ditetapkan di atas gubernur Sulsel dipersilahkan melantik tiga daerah itu. “Iya, tanggal 20 Desember baru dilantik oleh gubernur di ibu kota provinsi,” paparnya.
Sementara untuk lokasi pelantikan, hingga kini pihak Pemprov Sulsel sementara mencari lokasi yang tepat.

Luwu Tahap Tiga

Sementara itu, pelantikan Bupati Luwu dan Wakil Bupati Luwu Terpilih, Basmin Mattayang-Syukur Bijak (BAIK) dipastikan akan digelar di tahap ketiga pada 2019, mendatang.

Seperti diketahui masa jabatan Bupati Luwu Andi Mudzakkar saat ini akan berakhir 13 Februari 2019 mendatang.

Sementara jadwal pelantikan tahap ketiga belum diketahui pasti kapan. Sehingga, Kabupaten Luwu berpotensi dipimpin oleh penjabat bupati pada 2019 mendatang.

Tak hanya Luwu, juga ada Kabupaten Wajo, dan Pinrang yang masa jabatan bupatinya berakhir 2019.

Kepala Bagian Protokol Biro Humas Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), Amson Padolo, menjelaskan pelantikan bupati terpilih tidak akan merugikan kepala daerah yang menjabat saat ini.

Olehnya itu pelantikan bupati terpilih harus menunggu bupati menjabat untuk menyelesaikan masa jabatannya.

“Pelantikan kepala daerah terpilih dilakukan setelah berakhirnya masa jabatan kepala daerah yang menjabat saat ini,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Amson menambahkan, untuk Kabupaten Luwu, Wajo dan Pinrang akhir masa jabatan (AMJ) kepala daerah/bupatinya pada tahun 2019.

“Jadi pelantikan bupati terpilih di daerah ini dilakukan pada tahun 2019. Bulan berapa belum ditentukan, jelasnya kalau melewati akhir masa jabatan bupati tentu ada penjabat,” jelasnya meralat pernyataan sebelumnya.

Amson menegaskan, jika sudah AMJ dan waktu pelantikan bupati terpilih belum ditentukan, maka kemunkinan adanya penjabat sangat terbuka. “Karena secara konstitusional, pemerintahan itu tidak boleh ada sedetik pun vakum,” tegasnya.(idr)

Click to comment

Most Popular

To Top