98 Persen Jalannya Rusak – Palopo Pos
Utama

98 Persen Jalannya Rusak

* Kunker Spesifik Komisi V DPR RI di Torut

RANTEPAO — Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Toraja Utara, Kamis 18-19 Oktober 2018.

Kunker tersebut dalam rangka peninjauan infrastruktur pendukung daerah wisata di Kabupaten Toraja Utara.

Diawali dengan melihat objek wisata Kete Kesu, rombongan yang dipandu langsung Bupati Torut, Kalatiku Paembonan menjelaskan permasalahan yang dihadapi, utamanya dalam pengembangan sektor pariwisata.

Bupati Kalatiku menjelaskan, terkait dengan pengembangan jalan lingkar pariwisata, dan pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional di Toraja Utara akan sangat membantu.

Sementara itu, Dr Ir H Bahrum Daido dari Fraksi Partai Demokrat kepada Palopo Pos mengatakan, ini adalah kunjungan kerja spesifik di Toraja Utara.

Yang mana, kunker spesifik ini adalah kunjungan yang dilakukan Komisi V DPR atas undangan dari Bupati Toraja Utara, dengan penjelasan ada masalah di daerahnya yang serius tentang infrastruktur.
“Setelah kami tiba di Toraja Utara memang kelihatannya ada beberapa masalah,” sebutnya.

Dijelaskan Bahrum yang juga mantan Bupati Luwu, kalau ada empat masalah yang sangat mendesak di Toraja Utara. Yakni, Pertama, jalan wisata lingkar dalam, kemudian jalan wisata lingkar luar semua rusak, kemudian jalan provinsi, dan perlunya pembuatan embung. “Jadi ada empat poin yang disampaikan oleh pak Bupati kepada kami anggota DPR RI,” kata Bahrum.

Lanjut anggota DPR RI dua periode ini mengatakan, bahwa setelah melihat kondisi jalan yang ada di Toraja Utara memang kondisinya seperti itu ada yang rusak sedang, dan boleh dikatakan yang rusak atau tidak ada yang mantap mencapai 98 persen. “Artinya sangat buruk akses infrastrukturnya, sehingga sektor pariwisata tidak dapat dikelola dengan baik,” sebutnya.

Untuk itu, lanjutnya, dari komisi V mengusulkan kepada Bupati Torut agar melakukan langkah-langkah yang strategis. Seperti, Bupati harus menyurat kepada menteri tentang skala prioritas jalan wisata yang akan ditingkatkan.

“Apakah dibagi lima tahun, tiga tahun, sepuluh tahun, atau berapa tahun, tetapi ini harus sampai ke tingkat Menteri. Sehingga, nanti di dalam RDP dengan Dirjen, raker dengan menteri di tingkat komisi, kami akan bahas masalah ini,” jelasnya.

Bahrum mengatakan, akan berusaha agar APBN bisa juga turun ke Toraja Utara khususnya untuk membangun jalan, demikian juga embung, kecuali jalan provinsi karena merupakan tanggung jawab gubernur.

Ditambahkan Kepala Balai Jalan Pelaksana jalan Nasional Xlll Makassar, Ir. Miftachul Munir mengatakan, di Toraja Utara total panjang jalan nasional kurang lebih 142 km. Kalau dilihat dari jalan mulai dari Bandara Bua kemudian ke arah Palopo, dan terus menuju ke Rantepao. Kata Miftahul, itu tidak semuanya mencapai 142 km. “Jadi ada yang ke arah Enrekang, dan arah ke Sulawesi Barat,” sebutnya.

“Jadi kalau dilihat dari awal tadi ada yang diawal-awal kondisinya memang geometriknya sangat jelek disitu memang titik rawan dengan kecelakaan, tapi ujung jalan yang sudah mendekati Toraja Utara, itu ada paket yang kita PHO kemarin di bulan Februari, nanti menuju Enrekang masih ada jalan 1 paket,” sebutnya.

Masih Miftahul, tahun lalu juga yang jalan nasional telah ditangani yang arah ke wisata Lolai Negeri diatas awan. Terus tahun ini masih ada juga paket yang sementara jalan yang kearah Bandara Pongtiku.

“Masukan terkait dengan jalan lingkar dalam maupun jalan lingkar luar terutama jalan yang menuju Bua Pak Bupati, kami sudah laporkan ke Jakarta. Untuk jalan Bua-Rantepao itu ada rencana cluster baru yang sementara studi sekarang,” ungkapnya.

Kalau jalan sekarang (melalui Palopo) ada hutan lindung. “Makanya kita tidak kembangkan karena ada kendala di ridines tapi untuk pemeliharaan tetap kita lakukan sambil menunggu yang cluster baru yang akan dikembangkan,” pungkasnya.

Anggota DPR RI yang berkunjung diantaranya Ketua Tim Kunker Kunfik diantarany ,Ir.H .Sigit Sosiantomo,(F.PKS) Hj.Sadarestuwati,SP, M.MA (F.PDIP), H.Agung Budi Santoso ,SH,MM (F.PD), Dr.Ir,H .Bahrum Daido,M.Si (F.PD), Wilem Wandik,S Sos(F.PD), H Sungkono (F.PAN),Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz,S.Th(F.PKB), Drs.H.Abu Bakar Wasahua(F .PPP), Drs.H.Soehartono (F.Nasdem).

Hadir juga Kepala Balai Jalan Besar wilayah sungai Pompegan-Jeneberang Ir.Tengku Iskandar ,MT, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Agus Priyanto.

Rencananya, pagi ini, rombongan Anggota DPR RI Komisi V akan berkunjung ke Lolai Negeri di atas awan dan Obyek Wisata Londa. (alb/idr)

Click to comment

Most Popular

To Top