Kerja Nyata, Berdayakan Rakyat Kecil – Palopo Pos
FEMALE

Kerja Nyata, Berdayakan Rakyat Kecil

* Ny. Agustini Karno

Ny. Agustini Karno merupakan sosok perempuan yang tidak asing lagi di dunia koperasi. Itu tak lepas dari kesuksesannya merintis bisnis rumput laut di bawah bendera Koperasi Agroniaga. Sekira seribu warga di Luwu Raya menggantungkan hidup dari aktivitas usaha ini.

Banyak masyarakat yang tidak punya pekerjaan diberdayakan melalui usaha ini. Ada yang direkrut menjadi anggota koperasi, ada yang menjadi mitra usaha, ada yang dibina menjadi petani tambak rumput laut, dan ada pula yang diberdayakan sebagai pekerja harian.

”Jadi kalau ada yang tanya, apa yang sudah dilakukan Ibu Agustini untuk masyarakat dan daerah ini, jawabnya simpel saja. Kerjanya nyata. Melalui usaha koperasi, kami telah memberdayakan banyak orang. Jumlahnya kurang lebih seribu orang. Kelompok tani binaannya saja ada 600-an,” ucap Agustini dalam sebuah wawancara khusus dengan wartawan Palopo Pos di kediamannya, Jl. Bakau, Kel. Balandai, Palopo, Jumat, 26 Oktober 2018 malam tadi.

Lantas siapa Ny. Agustini Karno?
Ia adalah istri dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM Palopo Karno SSos. Bersama suami dan sejumlah koleganya, merintis pendirian koperasi rumput laut. Kini koperasi tersebut mengekspor rumput laut jenis gracilaria ke Asia Timur. Ini merupakan satu-satunya koperasi di Indonesia Timur yang usahanya menembus pasar internasional.

Pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019 mendatang, Agustini maju sebagai caleg DPR-RI Partai NasDem nomor urut 7 di Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel III meliputi Luwu Raya (Kota Palopo, Kab. Luwu, Kab. Luwu Utara, dan Kab. Luwu Timur), Toraja meliputi Kab. Tana Toraja dan Toraja Utara, serta Kab. Enrekang, Sidrap, dan Pinrang.

Agustini yang juga berkiprah di dunia politik, masuk sebagai fungsionaris Partai NasDem. Alasannya masuk NasDem karena merupakan partai restorasi. Partai yang memperjuangkan perubahan untuk mengangkat kesejahteraan rakyat kecil. Hal itu sejalan dengan kerja-kerja Agustini dalam menjalankan bisnisnya. Sebuah usaha yang memberdayakan banyak rakyat kecil.

”Karena atas perintah partai, saya didaulat jadi caleg pusat di Dapil Sulsel III. Dan sebagai fungsionaris partai, saya terima amanah itu dengan penuh tanggung jawab,” terangnya.

Dengan jaringan keluarga yang tersebar di Luwu Raya dan Toraja, Agustini optimis lolos ke Senayan. Karena partai besutan Surya Paloh ini menargetkan dua kursi dari Dapil Sulsel III. ”Jika Tuhan mengizinkan, Insya Allah kita dapat kursi kedua,” terangnya.

Visi dan misi yang akan diemban Agustini, memperjuangkan kesejahteraan bagi petani dan nelayan melalui program pemberdayaan masyarakat. “Kerisauan utama saya adalah kepada mereka yang sebenarnya memiliki peran besar di negara ini seperti petani dan nelayan, tetapi mereka belum diperhatikan secara maksimal. Tentunya hal ini juga harus menjadi kebijakan penting bagi pemerintah,” ungkap ibu tiga orang anak ini.

Kesuksesan Agustini di dunia bisnis, tidak diraih begitu saja. Pernah jatuh dan bangun kembali. Ia mengawali usahanya di bisnis bahan bangunan sekira tahun 1990-an. Dengan modal nekat, ia ‘menjalankan’ barang orang untuk dijual. Usahanya berjalan lancar.

Ia lalu mengambil kredit bank untuk meningkatan usaha tersebut. Ia kemudian mendirikan usaha sawmill dan berkembang pesat selama kurang lebih 16 tahun lamanya. Namun setelah pemerintah memperketat larangan penebangan kayu, lambat laun usahanya menurun hingga akhirnya tutup.

Tak putus asa, Agustini bangkit dengan merintis usaha baru yakni bisnis rumput laut dari nol pada tahun 2005. Ia memilih mendirikan badan usaha koperasi karena melalui koperasi ada semangat gotong royong. Apalagi, mengurus Perseroan Terbatas (PT) kala itu agak ribet dibanding koperasi.

Alhasil, usaha koperasi rumput laut mendulang sukses besar, omsetnya mencapai miliaran rupiah. Walau sempat pula jatuh bangun di bidang ini. Dari usaha ini, sekira 600 kelompok petani tambak rumput laut diberdayakan. Belum lagi mitra usaha dengan pemilik gudang rumput laut, jasa angkutan, hingga pekerja harian.

Bagaimana dengan keluarga?
Di tengah kesibukannya berbisnis, Agustini yang menikah bersama Karno pada tanggal 1 Agustus 1989, selalu meluangkan waktu dengan keluarga, suami dan tiga anaknya. Pagi-pagi sarapan bersama keluarga, juga mengantar anak-anak ke sekolah. Kemudian sore sebelum magrib sampai waktu salat Isa, wajib di rumah makan malam dan kumpul dengan keluarga.

Ketiga anaknya masing-masing bernama Ika Ayu Hapsari SPd MPd (anak pertama) kini jadi dosen di Bulukumba. Anak kedua bernama Muhammad Agung Pananrang SE, kini menjalankan usaha rumput laut orang tuanya. Dan ketiga, Muhammad Rifki Mappallawa, masih kuliah di Fakultas Kedokteran UMI Makassar. Karir suaminya pun sedang bersinar. (ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top