2 Napi Asal Palu Menyerahkan Diri ke Lapas Palopo – Palopo Pos
Kriminal

2 Napi Asal Palu Menyerahkan Diri ke Lapas Palopo

* Terlibat Kasus Pembunuhan dan Narkoba

PALOPO — Sebanyak dua orang narapidana (napi) asal Lapas Palu, yang juga menjadi korban gempa di Palu, Sulteng, menyerahkan diri ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA, Kota Palopo. Mereka terlibat kasus pembunuhan dan narkoba.

Hal ini dibenarkan Kepala Lapas Palopo, Indra Sopyan, Selasa 6 November 2018, kemarin, saat bertandang ke kantor Palopo Pos.

Napi yang dimaksud adalah Abidin, 34 tahun, warga Kelurahan Noling, Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu. Kemudian Sinerdin, 36 tahun, warga Desa Tanjong, juga Kecamatan Noling. Keduanya menyerahkan diri tertanggal 18 Oktober 2018, lalu. Itu setelah Lapas yang yang ditempatinya rusak diterjang gempa.

Indra Sopyan mengatakan, Abidin merupakan terpidana kasus pembunuhan yang divonis seumur hidup. Sedangkan Sinerdin napi kasus narkoba yang divonis 5 tahun, 7 bulan penjara. Sebelum gempa menghantam Palu, Abidin sudah menjalani hukumannya 2 tahun. Sedangkan Sinerdin kurang lebih 4 tahun.

“Kalau pikiran saya sebenarnya kedua napi itu tidak melarikan dari tapi menyelamat diri. Buktinya, pasca gempa mereka balik lagi ke dalam Lapas kendati Lapas yang sekarang berbeda suasana namun dari segi aturan tidak berbeda dengan Lapas Palu,” kata Indra.

Lanjut kalapas Palopo, kedua Napi tersebut menyerahkan diri atas keinginannya sendiri sebagai bentuk tanggungjawabnya dan ingin merampungkan masa penahanannya. “Mereka sudah menjadi anak binaan Lapas Palopo dan kita sudah laporkan ke pusat terkait keberadaan dua napi korban bencana di Palopo yang menyerahkan diri ke Lapas Palopo,” tandasnya.

Kata kalapas Palopo, napi kasus pembunuhan bermula ketika datang menagih utang di Palu. Kala itu, ia diborongi. Ia tentu saja membela diri. Saat itulah, terjadi insiden. ”Hingga banyak yang meninggal. Di situ saya lihat sehingga ia divonis seumur hidup,” ucap kalapas.(him/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top