68 Tersangka Narkoba – Palopo Pos
Kriminal

68 Tersangka Narkoba

* Sepanjang Januari-Oktober

PALOPO — Makin canggih peredaran narkoba ke Palopo, polisi makin agresif pula membongkar sampai ke akar-akarnya. Jaringannya disikat. Hasilnya tergambar sepanjang Januari-Oktober 2018. Dari 43 laporan yang masuk, polisi telah menetapkan 68 tersangka dan lanjut ke PN.

Sepanjang Januari hingga Oktober 2018, Polres Palopo telah mengungkap berbagai kasus narkoba di kota idaman. Di kasus ini, polisi menetapkan 68 tersangka narkoba. Artinya, untuk bidang pemberantasan, Polres Palopo sudah patut diacungi jempol.

“Ini data Januari-Oktober 2018, dari 43 laporan polisi yang tertangkap 68 orang tersangka. Semuanya menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri setelah berkas tersangka tahap P21 atau penyerahan berkas dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum,” kata Kasat Narkoba, AKP Zainuddin, Rabu 7 November 2018, kemarin.

Menurut Zainuddin, para tersangka ini sudah menjadi target operasi kepolisian dan mayoritas para tersangka didominasi anak muda hingga pelajar, baik menjadi kurir maupun pemakai. Dan melihat tingginya pengungkapan kasus ini, pihaknya masih terus mengembangkan dan mengejar gembong narkoba yang terus memasok barang haram tersebut ke masyarakat.

“Kami masih terus melakukan pengembangan, termasuk memperketat jalur masuknya barang ini ke Palopo. Mengingat jalur distribusi narkoba melalui darat yang mungkin kurang mendapat penjagaan ketat,” ungkapnya.

Peredaran narkoba di Kota Palopo, memang sangat berbahaya utamanya bagi anak muda sebagai pasar menjanjikan bagi para gembong narkoba untuk memcari keuntungan besar kendati telah meracuni generasi muda.

Dan sebelumnya, memasuki bulan November 2018, Polres Palopo berhasil menangkap dua orang terduga narkoba bernama Andika, 25 tahun, warga Jalan DR Ratulangi, Kelurahan Luminda, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo.

Barang buktinya 9 paket sabu siap edar. Polisi juga menangkap Putra Yang, 19 tahun, warga Jalan Kelapa, Kelurahan Lagaligo, Kecamatan Wara, Kota Palopo.

Olehnya itu, Zainuddin mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Palopo untuk bisa bersama memberantas narkoba. “Mari kita berantas peredaran gelap narkoba. Tentunya bagi penjahat narkoba kita tak akan beri ampun. Akan kita tindak tegas,” tegas Zainuddin. (him/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top