Pekan Depan Tator Gelar Pilkalem – Palopo Pos
Toraja

Pekan Depan Tator Gelar Pilkalem

* Ada 9 Lembang

TORAJA — Pekan depan, sembilan lembang (desa) dari 8 kecamatan di Tana Toraja (Tator) akan menggelar pemilihan kepala lembang (pilkalem), Kamis (15/11/2018).
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekda) Tana Toraja, Semuel Tande Bura mengatakan, 9 lembang yang akan pilkalem pekan depan adalah Lembang Balla Kecamatan Bittuang, Lembang Tokesan Kecamatan Sangalla, Lembang Rano dan Lembang Rano Utara Kecamatan Rano.

Selain itu, lanjut Semuel, pilkalem juga digelar di Lembang Ratte Talonge Kecamatan Saluputti, Lembang Palesan Kecamatan Rembon, Lembang Kaduaja Kecamatan Gandasil, Lembang Gasing Kecamatan Mengkendek dan Lembang Lemo Menduruk Kecamatan Malimbong Balepe.

“Sekitar 30 calon kepala lembang bakal mengikuti pemilihan dan telah memenuhi syarat,” kata Semuel kepada BKM, Rabu (7/11/2018).
Samuel berpesan kepada panitia pemilihan agar bekerja dengan baik dan independen sesuai aturan.

“Tegakkan asas bebas dan jurdil. Kepada masyarakat pilih calon kepala lembang punya kompetensi dan prestasi, ” ujar Semuel.

Diprotes

Pemilihan Kepala Lembang Se Kabupaten Tana Toraja Tahun 2018 yang berjumlah 9 Lembang akan melaksanakan pemilihan secara serentak 15 Nopember 2018, salah satunya di Lembang Gasing ,Kecamatan Mengkendek.
Calem Gasing ada empat orang dan pada tanggal 20 Oktober 2018 telah dilakukan pengundian nomor urut bagi keempat Calon Kepala Lembang Gasing , Kecamatan Mengkendek.

Namun disayangkan rupanya ada salah satu calon di Lembang Gasing yang dianggap menyalahi aturan. Lantaran berkasnya tidak lengkap, tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 Tahun 2018, dan Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2018. Namun tetap diloloskan oleh Panitia Tingkat Lembang.

Sorotan tersebut disampaikan warga ZR Taruktiku kepada Palopo Pos, Rabu 7 November 2018. Menurutnya, salah satu Calem Gasing inisial YLM, yang berkasnya kami anggap melanggar ketentuan sebagaimana yang diatur dalam Perda Nomor 2 Tahun 2018 ,dan Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2018.

Pelanggaran yang kami maksud diantaranya KTP tertanggal 6 Februari 2013 yang sudah habis masa berlakunya sejak 1 Mei 2018 ,dan tidak dilegalisir oleh pejabat yang berwenang ,hal ini bertentangan dengan Perda Nomor 2 Tahun 2018 Pasal 18 poin A ,dan peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2018 Pasal 2 ayat 1 Poin B.

Lanjut Taruktiku, kalau foto copy Kartu Keluarga (KK) tidak dilegalisir oleh pejabat yang berwenang, hal ini bertentangan dengan peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2018 pasal 2 ayat 1 poin B.

Pendaftaran Calem Gasing dibuka tanggal 21-29 September 2018, dan pendaftar ada 9 orang. Namun yang lolos hanya 4 pendaftar, dan dari 4 Calem gasing yang lolos ini terdapat 1 Calem yang diketahui berkasnya bermasalah.(alb/idr)

Click to comment

Most Popular

To Top