Bawaslu Tebang Pilih – Palopo Pos
Politik

Bawaslu Tebang Pilih

* Tertibkan Baliho Raksasa Caleg

PALOPO — Bawaslu, KPU, dan tim terpadu lainnya sudah membersihkan banner caleg yang kecil-kecil. Ini banyak diapresiasi. Apresiasi bakal mengalir terus andaikan Bawaslu dan tim terpadu ‘berani’ membersihkan baliho raksasa sejumlah caleg DPR RI hari itu juga.

Tak heran muncul kesan lembaga penyelenggara pemilu yang bertugas melakukan pengawasan tebang pilih. Untuk itu, Bawaslu diminta tak tebang pilih menegakkan aturan.

Budi Rani Ratu, anggota Fraksi Gerindra DPRD Palopo, tidak heran apabila publik memberi persepsi demikian terhadap Bawaslu, KPU, dan tim terpadu lainnya. ”Harusnya memang baliho raksasa sejumlah caleg yang terpasang di papan reklame diturunkan hari itu juga,” tandasnya, kepada Palopo Pos, kemarin.

Di sepanjang Jalan Andi Djemma dan Jalan Jenderal Sudirman, baliho raksasa sejumlah caleg DPR RI masih terpasang melintang di atas jalan raya. Di Jalan Andi Djemma, misalnya, terlihat baliho Luthfi A Mutty, Abubakar Wasahua, Rusdi Masse, Devi. Ada juga baliho milik capres Jokowi.

Kata dia, Bawaslu dan tim terpadu lainnya, harusnya memperlihatkan kinerjanya saat turun menertibkan baliho yang mereka nilai melanggar. ”Tidak seperti ini. Tertibkan yang kecil-kecil dulu, nanti menyusul baliho raksasa,” tambahnya.

Mengenai alasan Satpol-PP Palopo, tidak punya tangga untuk dipakai menurunkan baliho caleg, Budi menyebut boleh pinjam peralatan PJU. Sebab, kata dia, di PJU lengkap alatnya untuk memanjat tiang yang tinggi sekalipun. Hal ini, lanjutnya, memberi kesan bahwa mereka tidak siap sendiri. Padahal, sebelumnya, pengawas pemilu dan tim terpadu lainnya sudah menggelar rapat-rapat internal.

Di situ, harusnya dibahas peralatan yang perlu disiapkan guna mendukung penertiban APK yang melanggar. ”Jadi, memang orang bisa memberi tanggapan kebalikan di tengah semangat penyelenggara pemilu menegakkan aturan kepemiluan 2019,” urainya.

Ia menambahkan, hendaknya Bawaslu tidak setengah hati melakukan penertiban APK. “Saya melihat masih ada APK utamanya yang terpasang di reklame raksasa. Mestinya itu juga harus ditertibkan apalagi masuk dalam zona yang dilarang,” katanya.

Oleh karena itu, penertiban APK peserta pileg harus dilaksanakan secara konsisten. “Aturanya-kan jelas. Semua APK yang dinilai melanggar wajib ditertibkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Palopo, Asbudi Dwi Saputra, mengatakan bahwa penertiban APK akan tetap dilakukan.

Terkait APK yang masih terpasang di reklame, tetap menjadi fokus Bawaslu untuk menertibkannya. “Kali pertama kita turun memang APK yang kecil-kecil dulu. Namun, bukan berarti APK yang besar dibiarkan begitu dan kami akan mengambil langkah untuk menurunkan APK itu,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bawaslu dan tim terpadu lainnya mulai turun menertibkan banner caleg di Wara Selatan. Banner caleg yang kecil-kecil disingkirkan.
Alasan baliho raksasa caleg belum diturunkan yang terpasang di bando, Ketua Bawaslu Palopo, Asbudi Dwi Saputera, mengatakan bahwa Satpol belum punya tangga untuk memanjat reklame yang tinggi tersebut. (rul/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top