Jangan Takut Adukan Kekerasan Seksual – Palopo Pos
Metro

Jangan Takut Adukan Kekerasan Seksual

*P2TP2A Siap Beri Dukungan untuk Korban

BATUPASI – Maraknya pelecehan dan kekekerasan seksual yang terjadi di kalangan remaja, maka dirasa perlunya ada tindakan khusus yang dilakukan. Para korban kekerasan pun tidak banyak yang melapor.Lantaran tak mau berurusan dengan hukum.

Saat ini sudah ada lembaga yang menaungi tentang pelayanan pemberdayaan perempuan dan anak.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palopo melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) mempunyai tugas untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat terutama perempuan dan anak yang menjadi korban tindak kekerasan seksual.

Kepala DP3A Kota Palopo, Suriani Suli mengatakan bahwa masih banyak masyarakat yang mendapatkan tindak kekerasan, baik perempuan dan anak, tetapi mereka masih takut untuk mengadu atau melaporkan.
Beberapa kasus tindakan kekerasan dan pelecehan seksual banyak berasal dari pornografi.

“Kekerasan seksual ini bisa berasal dari penggunaan situs pornografi. Terutama anak-anak yang tidak terkontrol dalam mengakses situs pornograsi, dan ini sangat bebas. Dan ini lebih jahat dari narkoba.

Kalau sudah terekam di otak, mereka akan terekam terua hingga dewasa. Dan ini akan mengganggu dan berpengaruh terhadap psikologis terhadap anak tersebut. Akibat pornografi itu, ini harus kita waspadai,” ungkapnya kepada Palopo Pos, Kamis 8 November 2018.

Maka dari itu, P2TP2A bermaksud menyelenggarakan sosialisasi kepada lembaga terkait mengenai peran P2TP2A, serta mensosialisasikan dampak pornografi terhadap perempuan dan anak.

Sekretaris DP3A Kota Palopo, Asri Akib menuturkan jika pelaku korban kekerasan anak itu didominasi orang-orang terdekat.

Asri mengungkapkan saat ini masih banyak warga jika mengalami kekerasan atau di lingkungannya terjadi kekerasan masih tabu dan takut serta malu untuk melaporkan.

Untuk itu, DP3A menyediakan layanan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dimana apabila terjadi kekerasan baik itu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan terhadap anak atau dalam bentuk apapun dapat melapor atau mengadu ke P2TP2A.

”Dimana kami selalu siap melayani pengaduan warga 1 x 24 Jam, dengan menyiagakan petugas secara bergantian. Juga menyediakan hotline dimana warga bisa menghubungi langsung jika tidak sempat datang di posko pengaduan.

Dan petugas akan mendatangi lokasi kediaman warga,” tuturnya, seraya mengatakan hotline 085255811941 atas nama Sumiati Pateha, SE.,M.Si (Kabid PP2PA), dan 085242087954 atas nama Dra Hj Patriani (Kasi P2TP2A).

Sementara itu, Kabid PP2PA DP3A Kota Palopo, Sumiati Pateha, SE.,M.Si mengatakan untuk mengantisipasi atau meminimalisir kekerasan dalam masyarakat, DP3A rutin dan gencar melakukan sosialisasi di masyarakat, dimana memberikan pemahaman kepada setiap warga agar sedapat mungkin tidak melakukan kekerasan. Karena awal dari itu semua berasal dari keluarga. (rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top