Dua Tewas Setelah Tabrak Pembatas Jalan – Palopo Pos
Utama

Dua Tewas Setelah Tabrak Pembatas Jalan

* Salah Satunya Pelayan THM

BELOPA — Sebuah kecelakaan tunggal sepeda motor kembali terjadi. Kali ini di Dusun Toro, Desa Padang Kalua, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Tepatnya di pendakian Sampoddo.

Peristiwa tersebut menelan korban jiwa dua orang. Yakni, Mustajab (23) asal kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, dan Eka Yuli Rahmawaty (22) alias Cindy asal Jalan Cincau, Kota Palopo.

Dikatakan Kasat Lantas Luwu AKP Muhtari dalam keterangannya kepada Palopo Pos, Jumat kemarin, berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengemudi kendaraan bermotor Kawasaki Ninja tanpa nomor plat warna putih Mustajab berboncengan dengan Eka Yuli.

Saat akan memasuki tikungan, laju kendaraan tak dapat dikendalikan, motor lalu menabrak patok tikungan (delineator) di pinggir jalan dan tiang lampu. Mengakibatkan keduanya terlempar ke dalam saluran air (drainase), dan motor yang dipakai terhempas ke pinggir gunung.

Diketahui, motor tersebut melaju kencang dari arah Bua menuju Kota Palopo. Kejadian diperkirakan terjadi sekira, Jumat 9 November dinihari pukul 02:30 Wita saat hujan mulai reda, saat jalanan dalam keadaan sepi.

Keduanya baru diketemukan warga yang melintas sekira pukul 05:30 Wita di saat mulai terang.

Mustajab ditemukan dalam keadaan tengkurap masih memakai helm, berpakaian kaos warna putih, dan celana pendek corak hitam. Sedangkan Eka Yuli alias Cindy dalam posisi yang sama tengkurap dengan kaki kiri ke arah depan, kaki kanan ke belakang, memakai baju warna pink tanpa lengan (tanktop) bergaris putih.

Di TKP, Polisi menemukan KTP yang diduga milik korban bernama Mustajab (23) asal kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, dan korban lain adalah Cindy alias Eka yang diketahui bekerja di salah satu tempat hiburan malam yang tak jauh dari lokasi tersebut.

Kasat menambahkan, soal kronologis kejadian masih terus dikembangkan. “Belum bisa dipaparkan lebih jauh karena masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
“Kami masih mengumpulkan keterangan beberapa saksi. Jadi soal kronologis belum bisa dijelaskan lebih dalam. Karena keterangan saksi satu dan lainnya belum tentu sama versinya,” ujarnya.

Kedua korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Bua untuk dilakukan otopsi.
Hasil otopsi, Mustajab (23) mengalami luka terbuka pada dahi, patah tertutup tangan kanan, luka robek jari tengah, dan telunjuk tangan kanan, luka robek tangan kiri, sedangkan Eka Yuli mengalami patah tertutup paha kiri, luka koyak paha kiri, dan patah terbuka betis kanan.
Selanjutnya, jenazah keduanya diserahkan kepada keluarga. (idr)

Click to comment

Most Popular

To Top