Listrik Padam Total – Palopo Pos
Utama

Listrik Padam Total

PENERANGAN SEADANYA. Jefry, murid kelas 5 sedang belajar di warung orang tuanya di Jalan Andi Tendriadjeng (eks Jalan Cakalang), Kota Palopo, Kamis malam 15 November 2018 dengan penerangan lilin, akibat pemadaman listrik PLN mulai pukul 15:22 Wita hingga 19:30 Wita, tadi malam serentak se Sulselbar. IDRIS PRASETIAWAN/PALOPO POS

* Warga Gunakan Lilin untuk Penerangan

PALOPO — Pemadaman listrik terjadi di sejumlah daerah di wilayah Sulsel, dan Sulbar. Pemadaman dimulai sekira pukul 15.22 Wita, Kamis 15 November 2018, kemarin.

Hingga tadi malam, listrik masih padam. Hanya saja, sempat menyala dua kali, namun kembali padam. Hingga berita ini naik cetak listrik masih tetap padam.
Dengan adanya pemadaman listrik ini, dinilai merugikan masyarakat khususnya pelaku ekonomi.

Pasalnya, pemadaman tersebut terjadi selama kurang lebih 9 jam hingga pukul 01:00 Wita, tadi malam, melumpuhkan aktifitas perkantoran sejak sore kemarin hingga malam hari, serta sejumlah usaha mikro lainnya. Selain itu usaha masyarakat hingga SPBU yang tidak melakukan pelayanan.

Berdasarkan pantauan Palopo Pos, pemadaman dilakukan selama tiga kali. Terjadi pada pukul 15:22 Wita, kemudian menyala pada pukul 19:30 Wita, lalu kembali padam.

Pada pukul 21:30 Wita kembali menyala. Selang sejam kemudian kembali padamlagi hingga dini hari. “Tidak nyala pompa bensin, mati lampu,” ungkap salah seorang pengemudi yang menunggu pengisian BBM di SPBU Salobulo.

Hingga tadi malam, warga masih tidur dalam kepanasan. Untuk pencahayaan, mengandalkan api kecil dari beberapa batang lilin.

Seperti yang dilakukan Andi Yulianti, pengusaha warung makan di Jalan Yos Sudarso. Dengan penerangan beberapa batang lilin, ia menyajikan makanan bagi pelanggan yang datang. “Semoga ini listrik cepat kembali menyala,” harapnya.

Wahida, salah satu warga di Kota Palopo mengungkapkan, kalau sampai tengah malam tadi, ia masih sulit tidur disebabkan hawa panas yang terasa berat. Tak hanya itu, nyamuk-nyamuk juga kian ganas bersuara di telinga dan mengigit.

“Ini sudah bolak-balik mau tidur susah. Buka jendela, dan pintu tetap panas. Bisa-bisa besok kerja dengan mata panda,” ungkapnya lewat pesan WA.

Berdasarkan rilis yang diterima Palopo Pos dari PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar gangguan ini terjadi di seluruh wilayah Sulsel, Sulbar, dan sebgaian Sulteng.

“Ada gangguan kelistrikan di sulawesi bagian selatan,” kata Luthfi, Manajer Bagian Pemasaran dan Layanan Pelanggan PLN Palopo saat dikonfirmasi Palopo Pos.

Hanya saja pihaknya belum menjelaskan secara detail penyebab gangguan tersebut. “Kami masih berupaya memulihkan sistem kelistrikan agar kembali normal,” ucapnya.
Sementara itu, Supervisor Humas PT PLN Wilayah Sulselrabar, Eko Wahyu Prasongko mengatakan, pihaknya masih mencari penyebab terjadinya padam tanpa rencana (blackout) tersebut.

“Tim teknis PLN sementara menelusuri penyebab gangguannya. Nanti diinformasikan rilis resminya ya,” tutur Eko.

Kendati demikian, lanjut Eko, listrik di sejumlah daerah sudah mulai penormalan secara bertahap. “Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” pungkas Eko.

GM PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar, Bambang Yusuf, mengungkapkan, terjadi pemadaman yang luas meliputi Sulsel, Sulbar dan sebagian kecil wilayah Sulteng.

“Kami mohon maaf atas itu. Laporan yang masuk, gangguan terjadi di ruas penghantar transmisi Makale-Palopo. Saat itu, kondisi hujan lebat. Tetapi, kami masih tetap investigasi lebih lanjut,” terangnya.

Mengapa efeknya bisa melebar seperti itu, Bambang menjelaskan, itu karena ruas penghantar sistem yang berbeban cukup basar terkena guncangan. Lalu, beban tersebut lepas dari sistem.

Meskipun demikian, Bambang membeberkan, timnya berupaya ekstra untuk melakukan pemulihan jaringan secara bertahap dan perlahan. “Kami terus upayakan,” katanya. (ald/idr)

Click to comment

Most Popular

To Top