Terduga Kurir Narkoba Diciduk – Palopo Pos
Kriminal

Terduga Kurir Narkoba Diciduk

* Mengaku Sering Bawa Sabu ke Palopo, Polisi Sita 6 Paket Siap Edar

PALOPO — Polisi Satuan Narkoba Polres Palopo, makin rapat menutup pintu masuk peredaran barang terlarang tersebut. Dua terduga kurir narkoba lintas kabupaten berhasil diciduk, Senin 3 Desember 2018, lalu. Dari tangan mereka, polisi menyita 6 paket sabu siap edar.

Penangkapan mereka berlangsung pukul 16:00 Wita. Keduanya bukan warga Kota Palopo. Tapi, warga asal kabupaten tetangga. Adalah Muhar Mustari Alias Alle, 43 tahun, warga Dusun Dendelu, Desa Tarobok, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara. Kemudian Kardi, 28 tahun, warga Kelurahan Tallung Lipu, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Alle sendiri mengaku baru saja dari Kalimantan dan baru tiga hari berada di Kota Palopo. Sedangkan Kardi hampir setiap hari berada di Kota Palopo.

“Keduanya dicurigai kurir narkoba lintas kabupaten yang selama ini membawa narkoba ke Kota Palopo. Mereka ditangkap berkat penyelidikan intensif yang dilakukan beberapa hari terakhir ini,” kata Kasat Narkoba Polres Palopo, AKP Zainuddin SE, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 4 Desember 2018, kemarin.

Awalnya, polisi menangkap Alle. Dari hasil pengembangan Alle mengaku mendapatkan narkoba dari Kardi. Kardi pun dijemput dan kini diperiksa di unit Sat Narkoba Polres Palopo. Penangkapan ini dilakukan langsung Ipda Abdianto S,.Sos bersama anak buahnya.

Alle ditangkap di Jalan Andi Mas Jaya, tepatnya di depan Masjid Agung, Kota Palopo. Dari tangan Alle ditemukan 6 paket sabu-sabu dalam kantong kecil plastik warna hijau, empat unit handphone. “Barang buktinya berhasil ditemukan setelah dilakukan penggeledahan badan,” kata Kasat Narkoba.

Selanjutnya, polisi melakukan interogasi terhadap Alle dan ternyata narkoba tersebut diperoleh dari Kardi. Polisi melakukan pengejaran dan menangkap Kardi di Jalan Poros Binturu, tepatnya depan Islamic Center. “Pada saat dilakukan penggeledahan tidak ditemukan barang bukti sabu. Namun, Kardi mengaku mengakui bahwa sabu yang ditemukan dari Alle memang darinya yang diperoleh dari Kabupaten Sidrap,” terang kasat Narkoba.

Saat ini, keduanya sedang dalam proses pemeriksaan intensif. Polisi juga langsung mengambil dan mengirim urine Alle dan Kardi. “Sambil dilakukan pengembangan, hasil urine keduanya dikirim ke Labfor Polda Sulsel,” tandas Kasat Narkoba. (him/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top