Mitra Bulog-TNI Kembali Gelar SERGAP – Palopo Pos
Luwu

Mitra Bulog-TNI Kembali Gelar SERGAP

BELOPA — Pihak Bulog melalui mitranya bersama jajaran TNI Kodim 1403 Sawerigading Palopo, Selasa 4 Desember 2018, kembali menggelar operasi serapan gabah petani (Sergap) sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Luwu dan Luwu Raya pada umumnya.

“Bulog menargetkan memasukkan gabah kering panen (GKP) sekitar 20 ton saja ke gudang Bulog dari para pengumpul saat ini. Kami dari mitra Bulog bersama TNI melakukan program Sergap ini dan mengharapkan sumbangsih pengumpul untuk berkontribusi, dengan cara mereka menjual gabah kering panennya dalam satu truk sebanyak 2 karung, tentunya pembelian dilakukan merujuk pada harga pemerintah, yaitu Rp 4.070/Kg-nya,” ungkap Guntur, selaku mitra Bulog.

Andi, salah satu pengumpul gabah di Luwu Raya dan siap membawa gabahnya ke Kabupaten Sidrap, kepada harian ini mengatakan, pihaknya siap membantu kegiatan Sergap yang dilaksanakan Pemkab Luwu, bersama mitra Bulog dan TNI. “Kami mendapat penjelasan bahwa kegiatan Sergap ini merupakan bentuk sumbangsih untuk negara, saya kira itu tidak masalah dan pimpinan kami juga tidak mempersoalkannya,” kata Andi.

Pabung Kodim Luwu Mayor Arm Safaruddin, kepada harian ini mengatakan, Pemerintah berupaya meningkatkan produksi gabah diberbagai daerah sekaligus mewujudkan ketahanan pangan, ditandai dengan ketersediaan stok beras di gudang Bulog. Melalui program serapan gabah petani (SERGAP), Kabupaten Luwu ditargetkan mampu memasukkan stok beras ke gudang Bulog hingga 6 Ribu ton beras.

“Sebagai salah satu lumbung pangan di Propinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Luwu memang diberi target sebanyak 6 ribu ton beras atau 15.000 ton gabah. Untuk pemenuhan target tersebut, didaerah ini kita laksanakan Upaya khusus (Upsus) serapan gabah petani (SERGAP). Kegiatan ini kerjasama antara Dinas Pertanian bersama unsur TNI dan Bulog,” ungkap Safaruddin.

Safaruddin menjelaskan, dalam kegiatan SERGAP tahun 2018 untuk memenuhi ketahanan pangan, Bulog Sub Divre Palopo-Toraja diberi target memasukkan stok beras digudang Bulog sebesar 70.000 ton gabah atau sebesar 28.000 ton setara beras. Pencapaian dari target tersebut hingga 25 november 2018, yaitu sebanyak 36.754 ton gabah atau 13.966 ton setara beras atau sudah mencapai 50 persen.

“Untuk Kabupaten Luwu dalam hal ini gudang Pammanu Belopa Utara, target yang diberikan sebanyak 15.000 ton gabah atau 6.000 ton setara beras. Saat ini realisasi targetnya sudah 35 persen. Dan kita berupaya memenuhi target tersebut,” tutur Safaruddin, seraya menambahkan, dalam program SERGAP ini, diminta kesediaan setiap pengumpul gabah untuk memberi sumbangsih kepada negara, dimana setiap 1 truk memberi sumbangsih 2 karung untuk dijual di Bulog dengan harga yang sesuai ditetapkan pemerintah dalam Inpres Nomor 5. (and/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top