Penyelenggara Wajib Diawasi – Palopo Pos
Politik

Penyelenggara Wajib Diawasi

*Ketua Bawaslu Luwu Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Pengawasan Pemilu Partisipatif

BELOPA — Bawaslu Kabupaten Luwu, melakukan kegiatan sosialisasi dan rapat koordinasi pengawasan pemilu partisipatif tahun 2019, di Kecamatan Bua-Ponrang (Bupon), Selasa 4 Desember 2018, lalu.

Kegiatan ini dalam rangka upaya melakukan pencegahan pelanggaran terkait pemilu tahun 2019. Sosialisasi diperuntukan kepada kepala desa, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan calon legislatif (caleg). Adapun materi yang disosialisasikan yakni meminimalisir bentuk pelanggaran pada pemilu tahun 2019, dan berharap pemilu berjalan aman, tertib, dan berintegritas. Serta dalam koordinasi pengawasan pemilu partisipatif tahun 2019.

Ketua Bawaslu Luwu, Abdul Latif Idris, mengatakan, kegiatan ini, merupakan bagian dari upaya pencegahan secara dini yang dilakukan secara masif oleh pengawas pemilu. Untuk menekan terjadinya politik transaksional (money politics), netralitas ASN, kepala desa, perangkat desa, anggota BPD dan karyawan BUMN/BUMD dan semua pihak yang dilarang berpolitik praktis sesuai aturan hukum pemilu.

“Dari 22 kecamatan di Kabupaten Luwu, baru 12 kecamatan yang telah selesai melakukan rapat koordinasi pengawasan pemilu partisipatif tahun 2019,” terangnya, Rabu 5 Desember 2018.

Lanjutnya, yang harus diawasi bersama adalah proses penyelenggaraan pemilu. Apakah sudah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku atau tidak. Begitu juga dengan penyelenggaranya, wajib untuk diawasi, karena untuk melahirkan pemilu yang berintegritas. ”Maka harus diawali dari penyelenggara pemilu yang berintegritas, baik itu dari pihak KPU maupun Panwaslu,” terangnya.

Ia tegaskan kepada jajaran ke bawah, jika terbukti ada diantara mereka yang melakukan tindakan menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dan atau berafiliasi politik dengan salah satu partai peserta pemilu. ”pasti saya tindak,” tuturnya.

Ketua Bawaslu bersama jajarannya sangat mengharapkan dalam kegiatan sosialisasi, pengawasan pemilu ini tidak hanya ditumpuhkan kepada pengawas pemilu selama tahapan kampanye. Akan tetapi, di dalamnya juga ada partisipasi aktif dari semua pihak.

“Kami harapkan semua pihak bisa berpatisipasi aktif agar pengawasan pemilu dapat berjalan dengan baik,” terangnya.

Dalam sosialisasi tersebut antusias dari beberapa kepala desa. Mereka meminta aturan hukum juga disampaikan ke kepala desa agar dipahami pula produk hukum yang digunakan dalam pemilu. Narasumber dari kegiatan sosialiasi Panwaslu Kecamatan ini dihadiri tiga Pimpinan Bawaslu Luwu, diantanya Kaharuddin A, Koordiv HPP, Ketua Bawaslu Luwu, Abdul Latif Idris Koordiv Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Asriani Baharuddin, Koordiv SDM, Organisasi dan Data Informasi.(udy/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top