Toraja

Jokowi: Jaga Kerukunan dan Toleransi

Saat Hadiri Festival Lovely December Tana Toraja

MAKALE– Rangkaian even lovely Desember Toraja kemilau 2018 dengan Perayaan natal Oikumene yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tana Toraja,dan dihadiri langsung Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Sulsel Prof.Nurdin Abdullah,beserta rombongan berlangsung meriah yang dihadiri ribuan masyarakat Toraja memenuhi lokasi.

Perayaan natal Oikumene yang dilaksanakan di Plaza Kolam Makale dimeriahkan oleh Paduan Suara,Tarian budaya tradisional Toraja yakni pa’nanik, Manimbong, Ma’pelle, Ma’lambuk, Katirra’ yang dimainkan anak-anak SD, Minggu,23 Desember 2018.

Sebelum memulai kata sambutannya Presiden Ir.Joko Widodo Menyapa masyarakat Toraja dengan mengatakan Umbanakua kareba (Bagaimana kabar) lalu, Meolikomi, Pissanpa dan disambut teriakan khas Toraja oleh ribuan masyarakat Toraja yang membanjiri plaza kolam Makale.

Presiden Jokowi dalam sambutannya katakan hari ini saya sangat berbahagia sekali, bisa hadir di Tana Toraja, kita semuanya berkumpul dengan semangat sukacita untuk ikut acara Lovely Desember yang juga bertepatan dengan perayaan 2018 dan menyambut tahun baru 2019.

“Dalam kesempatan yang berbahagia ini pertama-tama saya sampaikan selamat hari natal dan tahun baru kepada seluruh umat Kristiani dimanapun berada, baik di Tana Toraja maupun yang berada diseluruh Tanah air Indonesia.

Semoga perayaan natal tahun ini membawa damai di hati semua umat kristiani, semoga damai di Tana Toraja, damai di Sulawesi Selatan serta Damai di negara kita Indonesia.

Lanjut Presiden Jokowi katakan Negara kita negara besar,yang Penduduknya sekarang 260 juta jiwa yang hidup di 17 ribu pulau,514 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi.

“Negara ini adalah negara besar, kita di anugerahi oleh Tuhan berbeda-beda, Majemuk, bermacam-macam, warna-warni, Berbeda-beda Agama, Berbeda-beda Suku, Berbeda-beda bahasa daerah, berbeda-beda tradisi, berbeda-beda Adat, inilah negara kita Indonesi,”jelasnya.

“Saya mengajak kepada kita semuanya untuk terus rawat persatuan kita ,untuk terus menjaga kerukunan kita,untuk terus menjaga dan memelihara persaudaraan kita ,karena kita adalah saudara sebangsa dan setanah air, serta aset terbesar bangsa ini adalah persatuan,”pesannya. (albert)

Click to comment

Most Popular

To Top