Kriminal

Penyidik Sat Narkoba Periksa Napi

*Lanjutan Kasus 100 Butir Dextro Diselundupkan ke Lapas

PALOPO — Penyelundupan 100 butir pil dextro ke dalam Lapas Kelas IIA, Rampoang, Kota Palopo, yang berhasil digagalkan pegawai Sipir masih dalam penyelidikan Sat Narkoba Polres Palopo.

Hingga saat ini, 100 butir dextro sudah diamanan namun belum ada tersangkanya. Tak heran jika penyidik Sat Narkoba masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksai, salah satunya narapidana (Napi) kasus pencurian bernama Awal.

“Napi itu telah dimintai keterangan oleh anggota Satnarkoba. Kita lakukan pemeriksaan karena pil tersebut ditujukan kepadanya (Napi. Red),” kata Kasat Narkoba Polres Palopo, AKP Zainuddin, Rabu 9 Januari kemarin.

Kasat mengatakan, sementara terduga yang membawa pil tersebut bernama Abd Rahman. Bahkan dalam
kasus ini, ada dua orang yang diduga ikut terlibat. “Jadi selain Awal, Abd Rahman, polisi juga memeriksa Kadu.

“Dimana Kadu yang membonceng Abd Rahman. Begitu tiba di Lapas, Abd Rahman disuruh mengantarkan dextro ke Awal, tapi keburu ketahuan petugas jaga di Lapas Kelas IIA Palopo,” ucap Zainuddin, di ruang kerjanya, siang kemarin.

Kronologis pengungkapan, berawal saat Abd Rahman, masuk membawa tas plastik berisikan mie instan.

Saat digeledah, petugas menemukan dextro yang sudah dibungkus per sachet.

Tidak hanya itu, sebagian butir ditemukan di telapak kaki yang beralaskan sandal jepit. “Kita sudah menelusuri keberadaan Kadu, cepat atau lambat akan kita tangkap,” tegasnya. (him)

Click to comment

Most Popular

To Top