Metro

Datangkan Benih Padi Unggul dan Sapi Perah

*Proyeksi Target Kepala Perangkat Daerah di Tahun 2019

Di tahun 2019 ini, Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (PPP) Kota Palopo memiliki sejumlah program yang mandan kegiatan yang mana menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan petani dan juga peternak di Kota Palopo.

Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kota Palopo, Harisman, SP menyebutkan beberapa program kerjanya yaitu mendatangkan beberapa benih padi. Yang mana benih padi yang dimaksud yakni benih padi yang berkualitas yang dapat meningkatkan hasil panen petani. Selain itu, mendatangkan sapi perah yang belum pernah ada di Kota Palopo.

”Di tahun 2019 ini, kami akan mendatangkan sapi perah untuk dikembangbiakkan oleh peternak. Karena sapi perah belum ada di Kota Palopo,” sebut Harisman, kepada Palopo Pos, Kamis 10 Januari 2019.

Selain itu, sebut Harisman program kerja Dinas PPP di antaranya meningkatkan kesejahteraan petani, melakukan kegiatan pelatihan agribisnis, meningkatkan ketahanan pangan, pemanfaatan perkarangan untuk menanam sayur-sayuran, serta program terobosan pembibitan bibit ayam unggas di Mancani.

Mantan Kabag Kesra Setda Kota Palopo ini menyebutkan, sebenarnya seluruh program tersebut sebagian telah dijalankan di tahun 2018 ini, namun akan terus ditingkatkan di tahun 2019. Ada juga program yang merupakan terobosan dari Dinas PPP seperti akan mendatangkan sapi perah.

Sementara itu, untuk meningkatkan kesejahteraan petani, Dinas PPP juga telah mengaktifkan melaksanakan rembung tani. Yang mana merupakan kegiatan atau metode pemberdayaan petani melalui pertemuan yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan, sehingga dapat menunjang keberhasilan petani dalam menjalankan usahanya.

“Tujuan diadakan rembung tani ini, salah satunya merencanakan kegiatan usaha tani dan menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan, baik itu tanam, panen, pemilihan varietas, pengendalian hama, dan penyakit, ketersediaan pupuk, alsintan, dan lain lain,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan Kota Palopo mencapai swasembada pangan, yang telah mampu meningkatkan produksi padi diatas 5% selama tiga tahun berturut-turut, merupakan satu kebanggaan tersendiri dikarenakan kerja keras petani, penyuluh, TNI, dan jajaran Dinas Pertanian Perternakan Palopo.

Harisman juga membeberkan total bantuan bibit, alat dan mesin pertanian sejak tahun 2013 hingga 2018. Yakni traktor roda 2 : 115 unit (APBD 1, APBN & TP), traktor roda 4 : 10 unit (APBN), Rice transplanter/alat tanam padi: 34 unit (APBN & TP), Pompa air : 81 unit (APBN & TP), Combine harvest/alat panen besar : 15 unit (TP), Combine harvest/alat panen sedang: 14 unit (TP), dan Combine harvest/ alat panen kecil :10 unit (TP).

Selain itu, Cultivator : 43 unit (APBN & TP), Hand sprayer : 80 unit (APBN & TP), Corn sheller: 12 unit (APBN & TP), Power thereaser : 4 unit (TP), Embung : 7 unit (TP), serta Jaringan irigasi : 63 unit (APBD 111/ TP).(rhm)



Click to comment

Most Popular

To Top