Di Lutim, Bawaslu Semprit Panitia Lokal Relawan Nusantara Bersatu – Palopo Pos
Politik

Di Lutim, Bawaslu Semprit Panitia Lokal Relawan Nusantara Bersatu

MALILI — Rencana Relawan Nusantara Bersatu yang akan melaksanakan Sulsel Futsal Turnament seri Kabupaten Luwu Timur, dari tanggal 08-09 Maret 2019, sebagaimana informasi yang didapat dari beberapa group WhatsApp oleh Bawaslu dijadikan informasi awal untuk bahan investigasi, terkait dengan penempatan logo Pemkab Luwu Timur yang terpasang pada pamplet iklan panitia penyelenggara.

Ketua Bawaslu Luwu Timur, Rachman Atja, membenarkan telah melakukan investigasi dengan melakukan pemanggilan terhadap mereka terkait pemasangan logo Luwu Timur pada iklan kegiatan Relawan Nusantara Bersatu yang disinyalir berafiliasi dengan calon presiden tertentu.

Dikatakan bahwa sebagai bentuk pencegahan yang diilakukan sebagaimana amanah Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017, tentang Pemilu dimana Bawaslu diberikan tugas untuk melakukan pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran pemilu. Terhadap hal tersebut, maka Bawaslu telah melakukan pemanggilan kepada mereka dalam rangka mendapatkan bahan terkait pengumpulan data untuk dilakukan kajian terhadap permasalahantersebut.

”Perlu kami ingatkan bahwa Bawaslu tidak melarang paslon Presiden maupun caleg untuk melakukan kampanye. Sebab, saat ini sudah diperbolehkan untuk melakukan kampnye. Tetapi, perlu diketahui bahwa dalam melakukan kampanye semua pelaksana kampanye, tim kampanye paslon presiden maupun Partai Peserta Pemilu harus mematuhi rambu-rambu aturan yang telah ditentukan Undang-undang maupun peraturan sebagaimana telah ditetapkan,” tandas Rachman Atja dalam rilisnya, kemarin.

Ada beberapa hal yang menjadi perhatian dalam investigasi yang Bawaslu lakukan, ujar Rachman Atja, yaitu pertama sumber anggaran kegiatan. Kedua; fasilitas apa yang akan digunakan. Ketiga; kepanitian yang terlibat jangan sampai melibatkan pihak-pihak yang dilarang dalam melakukan kampanye atau dilibatkan, kemudian yang keempat soal hadiah yang tidak boleh melebih satu juta rupiah.

Untuk melengkapi kebutuhan investigasi terhadap permasalahan tersebut oleh Bawaslu telah melakukan pemanggilan kepada pihak relawan yang tersebut dalam contac person untuk kegiatan di Luwu Timur, masing-masing, Hendrawan dan Yudi Burhan. Sedangkan dari Pemerintah Luwu Timur, Bawaslu telah menghadirkan Kabag Humas Pemkab Lutim, Alimuddin Bachtiar, sebagai pemberi keterangan.

Bagaimana hasil investigasi? Dikatakan Rahmat Atja, Bawaslu Luwu Timur belum dapat memberikan keterangan hasil investigasi. Sebab, prosesnya masih sementara dan belum juga dilakukan pengkajian maupun dirapatkan di Rapat Pleno Pimpinan Bawaslu Luwu Timur. (rls/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top