Utama

Di Tator, Pencabulan Anak di Bawah Umur Marak

MAKALE — Kasus pencabulan anak di bawah umur di Toraja kembali terjadi. Kali ini, Polres Tana Toraja menangkap seorang terduga pelaku pencabulan.

Pasalnya, hanya berselang satu hari setelah mengamankan pelaku persetubuhan anak yang terjadi di Objek Wisata Karre Nanggala tanggal 21 Desember 2018, lalu, Polres Tana Toraja melalui Unit Buser Sat Reskrim dibawah pimpinan Ipda Iskandar kembali mengamankan 1 (satu) terduga pelaku persetubuhan anak dibawah umur Rabu, 9 Januari 2019 di Jalan Poros Rantepao-Makale, Kelurahan Sarira, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja.

Penangkapan dilakukan sesuai dengan laporan polisi yang masuk di SPKT Polres Tana Toraja Nomor LP/02/I/2019/SPKT, tanggal 1 Januari 2019, mengenai kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur dengan korban perempuan inisial MP (17) dengan TKP Kecamatan Rantepao, Toraja Utara.
Adapun identitas tersangka yakni, GP (20) beralamat di Kecamatan Makale, Tana Toraja.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja AKP Jon Paerunan, SH mengatakan, bahwa tersangka ditangkap dirumahnya tanpa melakukan perlawanan apapun.

Sementara Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P. Sirait saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersangka persetubuhan anak dibawah umur tersebut dan Saat ini tersangka, sudah kita amankan di Mapolres Tana Toraja, untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

“Hal tersebut merupakan komitmen Satuan Reskrim Polres Tana Toraja untuk mewujudkan penyidikan yang cepat, tepat, tuntas dan akuntabel dan komitmen kami juga untuk setiap laporan polisi yang masuk sudah bisa ditentukan status lidik – sidiknya dalam 14 hari” tambahnya.kunci Kapolres Tator. (alb/idr)

Click to comment

Most Popular

To Top