Utama

Formasi Dokter Spesialis Paling Banyak Lowong di Lura-Toraja

ilustrasi

Pemberkasan Peserta Sampai 15 Januari

PALOPO — Hasil tes CPNS 2018, lalu, telah diumumkan. Banyak formasi yang lowong. Seperti di Kota Palopo, dari 126 formasi yang diusulkan, sebanyak 18 formasi kosong. Kebanyakan adalah formasi dokter spesialis, lalu guru TIK, dan formasi K2.

Sebelumnya, ada 194 orang yang mengikuti tes SKB. Hanya 100 orang yang dinyatakan lolos dan berhak melakukan pemberkasan NIP.

Kabid Pengadaan dan Informasi BKPSDM Palopo, Megawati ditemui diruang kerjanya, kemarin, mengatakan, pihaknya saat ini menunggu peserta yang dinyatakan lolos untuk melengkapi berkasnya paling lambat tanggal 15 Januari 2019.

Dari 100 orang yang lolos menjadi ASN di Kota Palopo nantinya, juga ada dari luar Pulau Sulawesi. Seperti dari Yogyakarta. “Itu dia lolos untuk formasi guru BK. Lalu ada dari Gowa, dan Lutim,” pungkasnya.
Di Kabupaten Luwu hampir sama, juga banyak formasi yang lowong.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu, Drs H Sulaiman mengungkapkan, setelah dilaksanakan tes kompetensi bidang (TKB) yang diikuti 220 orang pelamar yang digelar di BKN Regional Makassar, dan usai dilakukan penggabungan nilai TKD dan TKB dari Panselnas di Jakarta, total pelamar yang lolos sebanyak 166 orang.

“Total yang lolos CPNS sebanyak 166 orang. Dengan demikian, dari 250 formasi yang disiapkan, ada 84 formasi yang gagal terisi dan dipastikan hangus alias dikembalikan ke pemerintah pusat,” ungkap Sulaiman.

Sulaiman merinci, dari 250 formasi yang disiapkan, Panselnas membagi dua kategori penerimaan, yaitu kategori untuk tenaga honorer (K2) dengan kuota penerimaan sebanyak 141 formasi, dan kategori umum dengan kuota penerimaan sebanyak 109 formasi.

“Dari jumlah tersebut, untuk penerimaan kategori honorer K2 yang terisi 63 formasi dan sebanyak 78 formasi tidak terisi. Sedangkan untuk penerimaan umum sebanyak 109 formasi, ada 103 yang terisi dan 6 formasi tidak terisi. Ke-6 formasi umum yang tidak terisi yaitu 3 formasi dokter gigi, 1 formasi guru IPS, 1 formasi guru kesenian dan 1 formasi penata anastesi,” kata Sulaiman.

Pemberkasan ini harus segera dikirim ke BKN, sehingga diberi batas waktu pemberkasan tanggal 11 Januari 2019 mendatang, insha Allah SK CPNS akan terbit terhitung mulai tanggal 1 Februari 2019 , setelah SK-nya terbit para CPNS akan mengikuti prajabatan,” tandas mantan Sekretaris BKD Luwu ini.

Di Tana Toraja, Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tana Toraja mengumumkan hasil akhir seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018. Hasil akhir tes CPNS telah diumumkan 110 orang lulus menjadi PNS Pemkab Tana Toraja.

“Ada 110 yang terisi, sedangkan tidak terisi yaitu formasi eks tenaga honorer K2 17 orang dan jabatan Dokter Spesialis Anak 1 orang,” ujar Kabid Data dan Informasi BKPSDM Tana Toraja, Mitha, Selasa (8/1/2019), lalu.

Sedangkan, Pemkab Tana Toraja sendiri membuka kuota 128 orang di beberapa formasi yang dibutuhkan. (idr)



Click to comment

Most Popular

To Top